Peduli Lingkungan: PT Masmindo Gandeng Adhyaksa Jip Club dalam Gerakan Menanam Sejuta Pohon

70
Presiden Direktur PT Masmindo, Abidin Daeng Patompo (Kanan). Foto: Mat koranseruya
ADVERTISEMENT

LUWU – PT Masmindo Dwi Area bersama sejumlah komunitas Off Road yakni Adhyaksa Jip Club Belopa, Borneo Jip, LC Jip, Jip Belopa melakukan gerakan menanam sejuta pohon, 26-27 Agustus 2022. Kegiatan ini, wujud nyata kepedulian Masmindo terhadap lingkungan.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dirangkai Camping Ground di bantaran Sungai Songgang. Sementara lokasi penanaman pohon dilakukan di tiga tempat yakni, SMP Negeri 3 Bastem, bantaran Sungai Tobarru dan Desa Tolajuk.

ADVERTISEMENT

Presiden Direktur PT Masmindo, Abidin Daeng Patompo dalam sambutannya mengatakan, menanam pohon adalah menanam kebaikan juga harapan kepada generasi akan datang.

“Hal serupa yang pernah kita lakukan sebelumnya bersama Bapak Bupati Luwu. Hari kita bersama pecinta Off Road yang didalamnya ada Adhyaksa Jip Club Belopa dan beberapa komunitas Jip lainnya akan menuju tiga lokasi untuk menanam 1.500 bibit pohon,” kata Abidin, di Cafe The Payung, Belopa, Jumat (26/8/2022).

“Kesempatan ini yang keempat kalinya merupakan bagian dari target capaian program gerakan sejuta pohon,” tambah Abidin.

Foto bersama di bantaran Sungai Tobarru. (Foto: Mat koranseruya)

Sementara itu Ketua Adhyaksa Jip Club Belopa, Andi Usama Harun, yang juga merupakan Kepala Kejaksaan Negeri Belopa mengatakan, dirinya mengapresiasi Masmindo karena ini merupakan program positif jangka panjang.

“Program ini sangat bermanfaat dalam waktu yang lama, sehingga Club Jip di Luwu mendukung penuh program ini,” kata Andi Usama.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Bappeda Luwu Moh Arsyal, Kepala Disperkim Luwu Sofyan Tamrin, Kadiscapil Luwu Andi Darmawansa, Maddika Ponrang Andi Saddawero Kira.

Rombongan Off Road Berangkat!

Masmindo dan rombongan Off Road berangkat dari kafe The Payung, Jumat 26 Agustus menuju lokasi pertama dilakukannya penanaman pohon di SMP Negeri 3 Bastem dan bantaran Sungai Tobarru, Jumat sore.

Camping ground di bantaran Sungai Songgang.

Rombongan melanjutkan perjalanan melintasi kaki gunung Latimojong sampai di bantaran Sungai Songgang untuk camping ground selama satu malam. Hari kedua, Sabtu pagi Pukul 7.30 Wita peserta meninggalkan lokasi camping ground menuju Desa Tolajuk dengan agenda yang sama menanam sejuta pohon.

Rombangan Off Road meninggalkan Desa Tolajuk, Sabtu sore menuju Desa Ranteball sekaligus mengakhir program ini dirangkai dengan pembubaran peserta Off Road. (Mat)

ADVERTISEMENT