Yuk Berwisata ke Permandian Batupapan Palopo, Pengunjung Bisa Naik Sepeda Gantung Seru-Seruan, Tonton Videonya

3397
Sepeda gantung di permandian alam batupapan

PALOPO–Kota Palopo, Provinsi Sulsel, tidak hanya memiliki destinasi wisata permandian Latuppa dengan air terjun dan kali jodohnya. Kini, Kota Palopo memiliki satu lagi destinasi wisata permandian alam Batupapan.

Di masa pemerintahan Walikota Palopo, HM Judas Amir, obyek wisata di Kelurahan Sumarambu, Kecamatan Telluwanua, ini dibenahi dengan berbagai fasilitas wisata.

Selain akses jalan yang sudah diaspal mulus, pengunjung akan mudah menuju ke Batupapan yang berjarak 15 Km dari pusat Kota Palopo.

Objek wisata Permandian Alam Batupapan merupakan objek wisata perpaduan antara wisata alam dan sejarah. Di sepanjang perjalanannya, pengunjung bisa menikmati keindahan deretan rumah penduduk dan pemandangan lepas hamparan luasnya sawah nan hijau.

Selain itu pengunjung menikmati pemandangan alam yang indah dengan berbagai spesies flora dan fauna.

Setelah sampai di spot utama Objek wisata Permandian Alam Batupapan, pengunjung akan mendengar gemuruh air yang terhempas di bebatuan memecah kesunyian alam.


  • Walikota Palopo, HM Judas Amir didampingi sejumlah pejabat Palopo, saat meninjau obyek wisata alam Permandian Batupapan

Salah satu keunikan obyek wisata ini, yakni adanya beberapa gundukan batu besar mengelilingi sungai. Hamparan batu cadas juga jadi pemandangan menarik bagi pengunjung.

Objek wisata Permandian Alam Batupapan dibalut peninggalan sejarah berupa telapak kaki Puang Lalong di atas batu besar. Puang Lalong merupakan salah satu figur yang dituakan masyarakat Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, yang menurut cerita hidup pada masa lampau.

Untuk semakin menarik minat warga berkunjung ke permandian alam Batupapan, Pemkot Palopo membangun berbagai sarana pendukung. Di antaranya sejumlah gazebo, ruang ganti pakaian, toilet, dan beberapa spot selfie.

Sepeda gantung ini menyeberangi sungai. Seru bisa bersepeda gantung disini.

Terbaru, Pemkot Palopo membangun menara pantau dilengkapi dua sepatu gantung yang dibawahnya hamparan sungai berbatu cadas.

Oh ya, obyek wisata permandian alam ini diberi nama Batupapan karena banyaknya batu besar menyerupai papan. (Tari)