Peringati Hari Pendengaran Sedunia, RSUD Sawerigading Lakukan Penyuluhan dan Sosialisasi, Dihiasi Dokter-dokter Muda Nan Rupawan

196
ADVERTISEMENT

PALOPO–Hari Pendengaran Sedunia atau World Hearing Day yang setiap tanggal 3 Maret diperingati, Rumah Sakit Umum Sawerigading melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik kepada pasien maupun keluarganya yang datang berkunjung ke Poliklinik rumah sakit terbaik di kawasan utara regional Sulawesi Selatan itu.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat OlehMW Quiz

Direktur Bidang Pelayanan RSUD Sawerigading Palopo, dr Iin Fatimah Hanis, SpTHT, menyampaikan, bahwa bulan Maret ini sebagai bulan bakti dalam rangka turut memperingati Hari Pendengaran Sedunia yang untuk tahun ini, WHO sebagai Badan Kesehatan Sedunia mengusung tema “Hearing for Life, Don’t Let Hearing Loss Limit You” (Tetap Berprestasi Walau Tanpa Pendengaran).

ADVERTISEMENT

“Jadi kami dari RSUD Sawerigading bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Palopo, tepat hari ini melakukan sosialisasi, sebelumnya kami sudah lakukan kegiatan bakti sosial “bersih-bersih telinga” dan pengecekan THT di Lapangan Pancasila,” sebutnya.

Lanjut dr Iin, “nantinya, di bulan bakti ini, kami akan kembali melakukan kegiatan dengan mengunjungi beberapa sekolah, selain untuk pemeriksaan telinga sekaligus sosialisasi pencegahan terkait THT dan sosialisasi tingkat kebisingan terutama pada komunitas yang rentan terhadap bunyi bising, misalnya bengkel maupun siswa SMK,” papar dr Iin, sapaan akrab dokter cantik di RSUD Sawerigading itu, Selasa 3 Maret 2020.

ADVERTISEMENT

Kata dia, melanjutkan, sekaitan dengan Hari Pendengaran Sedunia, WHO tahun ini ingin menjaga dan menaikkan harkat martabat orang-orang yang tanpa pendengaran (disability) maupun bisu-tuli, agar tetap berprestasi, sesuai tema yang diusung, Tetap Berprestasi Walau Tanpa Pendengaran,” dokter Iin mengimbuh.

“Target WHO ingin menurunkan angka gangguan pendengaran sebanyak 50 persen, sampai tahun 2030, kami dari pihak RSUD Sawerigading, menyokong target itu dengan ikut melakukan serangkaian sosialisasi pencegahan dan pemeriksaan gratis terkait pembersihan telinga kepada masyarakat di kota Palopo,” tambahnya.

Kegiatan memperingati Hari Pendengaran Sedunia ini juga mendapat support dari Dewan Pengawas RSUD Sawerigading, yang juga ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo, dr Hj Utiasari Judas M.Kes, yang ikut hadir didampingi direktur utama RSUD Sawerigading dr Nasaruddin Nawir Sp.Og bersama direktur administrasi keuangan dan bina program, Aifah S.STP M.Si dan Hj Mahriani S.Sit M.Kes, Humas RSUD Sawerigading.

Selain itu, dokter-dokter muda yang cantik dan tampan, jebolan Universitas Muslim Indonesia (UMI) atau koas yang sedang melakukan tugas belajar juga diajak melakukan sosialisasi pada puluhan pasien dan keluarga pasien yang sedang mengantri untuk berobat di rumah sakit yang terletak di kawasan Kelurahan Rampoang, kecamatan Bara kota Palopo itu.

Di akhir kegiatan, digelar games/quis, berupa pertanyaan terkait tema dan bagi mereka yang hadir di acara itu serta bisa menjawab pertanyaan, langsung diberikan hadiah menarik, berupa sebuah tumbler (tempat air minum) yang dibagikan kepada 7 orang penjawab yang beruntung. (iys)

ADVERTISEMENT