Tak Kunjung Dapat Izin, Askot PSSI Palopo Hentikan PSL 2020

250
Herianto, duduk paling kanan saat rapat dengan perwakilan klub peserta Liga Super Palopo atau PSL 2020, Rabu (26/8) kemarin di Sekretariat Askot PSSI Palopo.
ADVERTISEMENT

PALOPO–Palopo Super League (PSL) 2020 akhirnya secara resmi dihentikan akibat masa Pandemi Covid-19 belum juga berakhir.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Hal ini disampaikan Ketua Askot PSSI Palopo, dr Abdul Syukur Kuddus melalui Sekretaris Askot PSSI Herianto, usai rapat dengan pengurus klub peserta liga, Rabu 26 Agustus 2020, petang di kantor Sekretariat PSSI Palopo kompleks stadion Lagaligo, Wara.

Dalam rapat yang diikuti Ketua Panpel Muslimin SE, juga Sekretaris PSL 2020, Ishak Yswandi, diputuskan bahwa liga resmi antarklub di bawah naungan Askot PSSI Palopo itu dihentikan setelah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah dan aparat keamanan.

“Kami sudah menyurat dan mengupayakan liga bergulir kembali, namun dari konsultasi yang kami lakukan dengan pihak Gugus Tugas Covid-19, Dinkes Palopo dan Polres semuanya menyarankan agar liga ditunda dan dihentikan, untuk dimulai lagi tahun 2021, tahun depan,” ungkap Herianto kepada awak media.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, kata Herianto lagi, administrasi pendaftaran dan uang jaminan bakal dialihkan untuk klub peserta mengirimkan minimal 1 orang pelatihnya mengikuti Kursus Pelatih Lisensi D.

“Syarat klub untuk bisa ikut lagi di PSL 2021 adalah wajib memiliki pelatih berlisensi D, sehingga biaya sebesar Rp2 juta hasil dari uang pendaftaran dan uang jaminan di PSL 2020 dialihkan kesitu, kami berharap subsidi ini bisa membuat mutu persepakbolaan di kota Palopo semakin baik,” ucapnya.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Sementara, Ketua Panpel PSL 2020, Muslimin SE, meminta maaf atas “force major” ini, dan berharap pelaksanaan liga antarklub resmi tersebut di tahun depan bisa segera bangkit kembali.

“Ini force major, sesuatu yang di luar rencana kita semua, kami memohon maaf karena ini bukan saja di Palopo tapi di seluruh dunia terjadi, kami berharap, PSL 2021 bisa kita mulai lebih cepat, supaya target pembinaan generasi muda kita dari ajang sepakbola bisa bergairah kembali,” sebut Muslimin yang juga Camat Wara Barat itu.

Askot PSSI Palopo sendiri, rencananya menggelar Kursus Pelatih lisensi D pada Oktober tahun ini, sedangkan PSL 2021 ditargetkan, mulai diputar kembali pada Januari tahun depan. (iys)

ADVERTISEMENT