83 Calon Jamaah di Palopo Terancam Batal Umroh

505
Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kemenag palopo, Haji Mikail

PALOPO-Sebanyak 83 orang jamaah di Kota Palopo, terancam batal melaksanakan ibadah umroh. Data tersebut, berdasarkan data pendaftar di Kementrian Agama (Kemenag) Palopo.

Diketahui, pemerintah Arab Saudi dilaporkan telah menghentikan mengeluarkan visa Umroh bagi tamu semua negara, termasuk Indonesia. Hal itu, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kemenag Palopo, Haji Mikail, mengatakan mengatakan, jika saat ini pihaknya belum bisa memastikan batal tidaknya keberangkatan 83 jamaah tersebut.

Sebab katanya, hingga saat ini, pihaknya belum menerima pernyataan resmi dari pemerintah pusat terkait, pemberhentian tersebut.

“Belum ada kepastian secara tertulis dari pemerintah republik imdonesia untuk penundaan pemberangkatan,” katanya, kepada awak media Kamis (27/2/2020) kemarin.

Hal senada diungkapkan, oleh salah pemilik biro perjalanan haji dan Umro di Palopo, Fikri Nurul Magrifa. Dia menyebutkan, jika saat ini, pihakny terancam batal memberangkatkan 50 jamaah umroh yang telah mendaftar.

“Rencananya jemaah ini, akan kita berangkatkan pada 10 Maret 2020 mendatang, karna ada penyetopan pembuatan visa yang dilakukan oleh pemerintah saudi,” kata pemilik Rayyan Travel ini.

Dirinya juga berharap, agar pemerintah segera memberikan kepastian terkait hal tersebut.

“Kami berharap agar pemerintah republik indonesia segera mengeluarkan kepastian apakah para jamaah umroh bisa diberangkatkan atau tidak sehingga pihak travel bisa memberikan kepastian kepada puluhan jamaah umroh yang saat ini berharap-harap cemas,” harapnya. (Sya)

Simak video wawancara dengan Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kemenag Palopo berikut ini: