Pascalongsor, Wawali Palopo Resmikan Jembatan Gantung di Battang Barat, Sayangnya Hanya untuk Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua

1040
ADVERTISEMENT

PALOPO–Jembatan gantung yang dibangun pascalongsor beberapa waktu lalu, yang menghubungkan Palopo-Rantepao itu kini telah difungsikan. Setelah diresmikan pengoperasiannya oleh wakil walikota Rahmat Masri Bandaso yang mewakili walikota Palopo, Jum’at, (25/9/2020).

Kepala Balai Besar BBPJN Sulsel, Insal U. Maha mengatakan, jembatan gantung tersebut memiliki panjang 120 meter dan lebar 1.8 meter. Jembatan itu mampu menahan beban hingga 1,5 ton.

ADVERTISEMENT

“Sudah selesai dan sudah bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Jembatan gantung ini diperuntukan untuk masyarakat yang mau ke Toraja maupun sebaliknya, namun jembatan ini hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua saja,” ungkap Insal.

Sementara itu, Rahmat Masri Bandaso (RMB) pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil peran sehingga jembatan penghubung itu sudah dapat difungsikan untuk kelancaran transportasi. “Meskipun hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua, ini sudah sangat luar biasa sekali, sudah sangat membantu mobilitas masyarakat dan menggerakkan perekonomian” ungkap RMB.

ADVERTISEMENT

Kepada masyarakat, RMB  juga berharap agar keberadaan jembatan ini dapat dijaga.

“Harapan kami agar pemangku kepentingan di wilayah ini dapat mengatur pengunaan jembatan ini, Jika bisa,dibuatkan aturan dalam pemakaian jembatan ini,” jelasnya.

“Jika ada yang ingin foto-foto, silahkan, tidak dilarang, tapi harus tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan, juga kelancaran operasional jembatan,” lanjutnya.

Dalam kegiatan peresmian jembatan gantung tersebut hadir Danramil 1403-06/Wara, Kapten Inf Alex Makale, Kepala Resort TWA Nanggala 3 Palopo, Kornelius Bunga Allo SH, Camat Battang Barat, Muslimin, Lurah Battang Barat, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta warga Battang Barat. (hms)

ADVERTISEMENT