BELOPA–Aipda Kusnadi Usman ditemukan meninggal dunia di mess perusahaan milik PT Masmindo di Desa Ranteballa, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Selasa (3/11/2026) sore lalu, sekitar pukul 15:30 Wita. Anggota Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulsel ini meninggal dengan luka tembak pada bagian leher.
Tak hanya itu, tak jauh dari jasad korban yang terbaring kaku di atas ranjang, ditemukan senjata api dinas milik korban.
Jenazah AIpda Kusnadi pertama kali ditemukan rekannya yang kembali dari pos jaga dan hendak menuju kamar mes yang mereka tempati bersama. Saksi mengetuk pintu kamar, tetapi tidak mendapat jawaban dari dalam.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, Kusnadi meminta izin untuk tidak mengikuti kegiatan briefing karena kondisi kesehatannya kurang baik.
Ada Inisial AA Hingga Tudingan Kejari Lutim ‘Masuk Angin’ Tuntaskan Kasus Seragam Gratis JUARA Lutim
Saat rekannya pulang kerja, pintu kamar terkunci dari dalam. Beberapa kali diketuk, namun korban tidak merespon. Selanjutnya, rekan korban
meminta bantuan anggota lainnya untuk memeriksa kondisi Kusnadi. Saksi lainnya, Aiptu Sahrul Mubarak, kemudian datang untuk membantu pengecekan.
Dua anggota Polri itu kemudian berusaha membuka pintu kamar yang terkunci. Mereka mendobrak pintu kamar. Nah, saat itulah keduanya melihat korban terbujur kaku di atas ranjang dalam kamar mess.
“Ditemukan senjata api dinas jenis V2 Sabhara di samping tubuh korban yang berlumuran darah,” kata Kombes Didik.
Selanjutnya, tim Inafis Satreskrim Polres Luwu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan senjata api dinasnya,” urai Kombes Didik.
Dijelaskan Kombes Didik, korban mengalami luka tembak pada bagian leher. Di lokasi kejadian, ditemukan satu selongsong peluru.
Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sulsel di Makassar. “Jenazah dibawa untuk menjalani pemeriksaan medis guna membantu memastikan penyebab kematian,” katanya. (***)

