Hendak Mudik Natal di Kampung, Pemuda Toraja Ini Tewas Jatuh dari Kapal

855
Jasad korban penumpang KM Tidar yang terjatuh di sekitar perairan Galesong Takalar. (Foto: Dok. Istimewa)

MAKALE–Petrus Napo Sanggola, 29 tahun, ditemukan tim SAR dalam kondisi tewas mengapung di Perairan Tanakeke, Takalar, Sulsel, Senin (30/12/2019) siang lalu. Pemuda asal Tana Toraja ini terjatuh dari atas kapal KM Tidar di sekitar perairan Takalar, tanggal 26 Desember lalu.

Selama empat hari dilakukan pencarian, jasad penumpang KM Tidar ini ditemukan. Setelah identifikasi, jasad korban yang ditemukan identik dengan ciri-ciri yang dilaporkan keluarga korban, seperti pakaian berwarna hitam dan tato di kakinya.

Adik korban, Alim Napo Sanggola, mengatakan, kakaknya menumpangi KM Tidar dari Serui, Papua Barat menuju Makassar. Selama 10 tahun, Petrus merantau di Serui. “Natal tahun ini, kakak saya pulang karena ingin merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga di Toraja. Namun musibah dialaminya saat dalam perjalanan, karena terjatuh dari atas kapal,” kata Alim dikutip KORAN SeruYA dari Detik.com, Selasa (31/12/2019).

Pejabat Humas Basarnas Makassar, Hamsidar mengatakan, jasad korban telah diserahkan kepada keluarganya. “Korban ditemukan sekitar pukul 14.17 Wita di perairan Pulau Tanakeke, jasad korban diangkut menggunakan perahu karet dan tiba sekitar pukul 16.00 Wita di posko untuk diserahkan ke pihak Biddokkes Polda Sulsel,” ujar Hamsidar.

Usai diidentifikasi, jasad korban diserahkan kepada keluarganya. Jenazah korban dibawah keluarganya ke kampung halamannya di Lembang Ma’dong, Kec. Denpina, Kabupaten Toraja Utara. (*/tari)