IYL-CAKKA Banjir Tawaran Caleg

1169
ADVERTISEMENT

MAKASSAR–Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) boleh saja gagal memenangkan Pilgub Sulsel 2018 versi hitung cepat sejumlah lembaga survei. Tapi ketokohan dan integritasnya tak memudar.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Pasangan nomor urut 4 di Pilgub Sulsel ini, dinilai sebagai figur yang memberi contoh sangat baik bagi demokrasi di Indonesia. Selama tahapan berjalan, keduanya mampu menjaga integritas dengan tidak melakukan politik uang dan kecurangan untuk merebut takhta kekuasaan.

Baik IYL maupun Cakka juga memberi contoh dengan menunjukkan kedewasaan berpolitik yang menghargai hasil hitung cepat sesaat setelah sejumlah lembaga survei merilis hasil pencoblosan. Karena sikap itu pula, baik IYL maupun Cakka mendapat apresiasi dari banyak tokoh.

Bahkan, sejumlah elite parpol di tingkat nasional dikabarkan menawarkan ke IYL maupun Cakka untuk maju menjadi caleg DPR RI di Pemilu 2019 mendatang. Alasannya, figur seperti keduanya dibutuhkan untuk memberi konstribusi ke bangsa dan negara.

ADVERTISEMENT

(BACA JUGA): Gabung Gerindra, Agus Arifin Nu’mang Bertarung di Dapil 3

Ichsan saat dikonfirmasi, tidak menampik mengenai kabar tersebut. Termasuk dorongan dari aktivis LSM tingkat nasional yang menghendakinya maju menjadi caleg DPR RI. “Itu benar ada beberapa pimpinan parpol menawarkan untuk menjadi caleg DPR RI,” kata Ichsan saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Senin (2/7/2018).

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Ichsan menyampaikan terima kasih atas tawaran dan apresiasi tersebut. Namun untuk saat ini, pihaknya belum memutuskan sikapnya, apakah akan menerima tawaran tersebut atau tidak sama sekali.

Alasannya, ia tetap menghargai proses rekapitulasi atau tahapan pilgub yang masih berlangsung. Di samping itu, harus ada pertimbangan matang mengenai tawaran sejumlah pimpinan parpol dan tokoh yang berkiprah di tingkat nasional.

“Pada saatnya saya akan memberi jawaban dan sikap soal itu, Dik,” singkat mantan bupati Gowa dua periode ini. (adn)

ADVERTISEMENT