PALOPO–Pemeriksaan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis atau CKG bagi peserta didik yang dilaksanakan oleh Puskesmas Wara Utara di SMPN 1 Kota Palopo berlangsung selama kurang lebih tujuh hari.

Program CKG ini merupakan pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik dengan sejumlah layanan pemeriksaan, di antaranya telinga, mata, gigi, kesehatan jiwa, tekanan darah, tuberkulosis atau TBC, diabetes melitus, kebugaran, hingga pemeriksaan terkait kebiasaan merokok dan penggunaan narkoba.

Dalam pelaksanaannya, peserta didik juga diwajibkan mengisi kuesioner kesehatan secara mandiri sebelum mengikuti pemeriksaan. Hingga saat ini, sebanyak 20 dari total 30 rombongan belajar atau rombel di SMPN 1 Kota Palopo telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Juamri, guru SMPN 1 Kota Palopo, menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara bertahap dengan rata-rata tiga rombel setiap harinya. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 10 rombel yang belum mendapatkan pemeriksaan dan akan dilanjutkan pada jadwal berikutnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan sejumlah permasalahan kesehatan yang cukup sering dialami oleh siswa.

Dua di antaranya adalah kerusakan gigi dan gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur saat menjalani tes mata. Bagi siswa yang ditemukan memiliki permasalahan kesehatan, pihak Puskesmas Wara Utara memberikan rujukan untuk mendapatkan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut. Rujukan tersebut kemudian diteruskan kepada siswa untuk disampaikan kepada orang tua masing-masing.

Pemeriksaan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis atau CKG bagi peserta didik yang dilaksanakan oleh Puskesmas Wara Utara di SMPN 1 Kota Palopo berlangsung selama kurang lebih tujuh hari.

Juamri menyambut baik pelaksanaan CKG karena kegiatan tersebut membantu pihak sekolah memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatan siswa secara lebih jelas. “Hasil pemeriksaan juga dapat menjadi salah satu dasar bagi pihak sekolah dalam memberikan penanganan kepada siswa, khususnya mereka yang mengalami gangguan penglihatan,” kata Juamri.

Selain itu, hasil pemeriksaan penglihatan turut dimanfaatkan sekolah untuk menyesuaikan penempatan tempat duduk siswa di dalam kelas. Siswa yang mengalami gangguan penglihatan akan ditempatkan pada posisi yang disesuaikan dengan kondisi mereka agar dapat mengikuti proses pembelajaran secara lebih optimal.

Pemeriksaan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis atau CKG bagi peserta didik yang dilaksanakan oleh Puskesmas Wara Utara di SMPN 1 Kota Palopo berlangsung selama kurang lebih tujuh hari.

“Sinergi antara SMPN 1 Kota Palopo dan Puskesmas Wara Utara juga dilakukan melalui evaluasi kesehatan siswa. Biasanya, pada akhir tahun, pihak Puskesmas mengundang penanggung jawab UKS maupun PMR sekolah untuk berkumpul dan membahas berbagai persoalan kesehatan yang ditemukan di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan CKG ini, lanjut Juamri, pihak sekolah berharap pemeriksaan kesehatan dapat membantu mendeteksi permasalahan kesehatan siswa sejak dini, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan Puskesmas dalam menjaga kesehatan peserta didik. (putri)