Ketua KPU Luwu Utara Bantah Digerebek Warga, Hayu Vandy : Tidak Ada Perbuatan Asusila

75
ADVERTISEMENT

MASAMBA — Ketua KPU Luwu Utara, Hayu Vhandy angkat bicara terkait beredarnya kabar yang menyebut dirinya digerebek di rumah salah satu rekan kerjanya di kantor KPU berinisial OD. Dia mengatakan apa yang dilakukannya masih dalam batas kewajaran dengan singgah di rumah OD sebagai teman.

Hayu Vandy mengatakan dia ingin mengambil paket kiriman yang dititipkan di rumah OD. “Kebetulan juga di jam makan siang, saya singgah dan ingin menuju kantor KPU Lutra yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari rumah itu,” kata Hayu Vandy kepada wartawan, Selasa (28/11/2023) Dia juga membantah telah digerebek warga.

ADVERTISEMENT

“Sepanjang sepengetahuan saya yang namanya penggerebekan jika terjadi suatu tindak kejahatan atau menyalahi norma kesusilaan.” “Siang bolong setelah salat Jumat saya singgah dan saya duduk dengan pintu terbuka. Dan pada saat itu, teman perempuan malah berada di luar teras ” jelasnya.

Beberapa saat kemudian, lanjut Hayu Vandy, dia diajak beberapa orang warga ke kediaman salah satu toko agama tidak jauh dari rumah OD. “Di sana kami berdiskusi, klarifikasi, dan mendengarkan petuah petuah beliau,” kata dia. “Sekali lagi saya sampaikan bahwa ada kesalahpahaman disini bahwa tidak ada tertangkap basah, apalagi perbuatan asusila, tegasnya. Sebagai manusia, kata Hayu Vandy, pastinya dirinya akan bersosialisasi dan membangun relasi dengan orang lain atau suatu kelompok selama dalam batas kewajaran, dan norma norma yang berlaku.

Sebelumnya, warga Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Luwu Utara, mendatangi rumah OD usai melaksanakan shalat Jumat. Kasat Reskrim Polres Luwu Utara AKP Joddi Titalepta menceritakan, warga mendatangi rumah OD yang di dalamya ada Hayu Vandy sekitar pukul 13.00 Wita. Hayu Vandy berada di ruang tamu.

Joddi mengatakan sudah banyak warga yang berkerumun di depan rumah OD. Warga mendatangi rumah OD karena menduga keduanya melakukan sesuatu hal yang dilarang agama. Pasca tiba di lokasi, kata Joddi Titalepta, pihaknya langsung mengevakuasi Hayu Vandy dari rumah OD guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

AKP Joddy menambahkan, Hayu Vandy dan OD bekerja satu kantor di KPU Luwu Utara. “Jadi alasan ke sana itu karena ada urusan dan hanya mampir, sementara duduk di ruang tamu, warga tiba-tiba datang karena melihat mobil Hayu Vandy,” katanya. (*)

ADVERTISEMENT