Palopo Raih Penghargaan Bidang KB, Farid Kasim Judas: Berkat Dukungan Semua Stakeholder

352
Farid Kasim Judas
ADVERTISEMENT

Pemberian Piagam penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas partisipasinya menyukseskan pelayanan KB serentak sejuta akseptor di seluruh wilayah Indonesia dimana Sulawesi Selatan berhasil melampaui target yang diantaranya berasal dari Kota Palopo.

PALOPO–Farid Kasim Judas, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palopo, keberhasilan program keluarga Berencana di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, merupakan hasil kerjasama semua pihak di jajaran DPPKB Kota Palopo dan seluruh stakeholder terkait.

ADVERTISEMENT

Pemkot Palopo mendapatkan piagam penghargaan dari BKKBN Sulsel yang diserahkan Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan, atas partisipasi dalam menyukseskan program pelayanan KB serentak sejuta akseptor. Penyerahan piagam tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo, Kamis 17 Desember 2020.

“Tentu kami sangat bersyukur atas pencapaian (piagam penghargaan), dan terima kasih kepada Perwakilan BKKBN Sulsel dan seluruh komponen tim kerja. Kedepan, di bulan Desember ini, kami sudah mematangkan program untuk memulai di tahun 2021 dengan target 10.000 ribu akseptor di Kota Palopo,” kata Farid Kasim Judas dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

Dengan target ini, urai Farid Kasim Judas, di triwulan pertama adalah PNS. “Sesuai laporan yang kami terima, ternyata masih banyak warga PNS yang belum masuk sebagai peserta aseptor dan masih banyak menggunakan KB alami. PNS nantinya wajib menjadi pelopor daripada program keluarga berencana dan sangat berharap dukungan dari jajaran DharmaWanita persatuan masing-masing unit kerja,” kata FKJ, begitu Farid Kasim Judas akrab disapa.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dra. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Pemkot Palopo yang telah mencapai diatas target di mana untuk sulawesi selatan banyak yang dibawa target.

ADVERTISEMENT

“Memasuki tahun 2021, Kota Palopo telah memiliki persiapan program untuk kedepannya dan ini sangat luar biasa,” katanya

Keluarga berencana sejak tahun 1970-an, jelas dia, memang pada saat itu orientasinya adalah orientasi ekonomi, tapi semua telah berubah berdasarkan UU Nomor 52 tahun 2009 perubahannya sangat luar biasa.

“Jadi perubahan tersebut mengarah pada kualitas keluarga, jika yang dulunya arahnya bagaimana meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sekarang ini meliputi semua aspek.

Ada beberapa perubahan yang dilakukan BKKBN di tahun 2020, salah satunya sebut Hj Andi Rita, jika dulunya dua anak cukup, tapi sekarang keluarga berencana itu keren.

“Perubahan selanjutnya, yaitu pada aransemen lagu yang dulunya dengan aransemen yang jadul dan sekarang aransemennya lebih bagus lagi,” urainya.

Sementara itu, Walikota Palopo, Drs HM Judas Amir dalam sambutannya, menyampaikan terimakasih kepada Perwakilan BKKBN Sulsel yang telah memberikan piagam penghargaan kepada Pemkot Palopo. Dia berharap agar penghargaan piagam tersebut dapat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat Kota Palopo.

“Tinggal bagaimana upaya kita untuk memahami itu dan telah menjadi kewajiban kita untuk mengimplementasikan dengan baik program KB, karena itu semua menjadi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Diketahui, acara penyerahan penghargaan dari Perwakilan BKKBN Sulsel dihadiri para pejabat di jajaran Pemkot Palopo, sejumlah tokoh masyarakat, pengurus TP-PKK Kpta Palopo, dan berbagai unsur terkait lainnya. (hms)

ADVERTISEMENT