“Ibu Hamil Jadi Prioritas Pencegahan Stunting”, Kata Farid Kasim Judas Saat Kunjungi 9 Kampung KB

95
-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palopo, Farid Kasim Judas, melakukan kunjungan ke Kampung KB, Selasa (10/08/2021).
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palopo, Farid Kasim Judas, melakukan kunjungan ke Kampung KB, Selasa (10/08/2021).

FKJ, begitu ia akrab disapa, mengunjungi sembilan kampung KB yang tersebar di setiap kecamatan dengan menggandeng sejumlah perangkat daerah terkait.

ADVERTISEMENT

“Kunjungan ini dilakukan dalam upaya percepatan perkembangan kampung KB (kampung berkualitas) dan penanganan serta pencegahan stunting di Kota Palopo,” kata FKJ saat kunjungan di Kampung KB Idaman Kelurahan Dangerakko.

-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palopo, Farid Kasim Judas, melakukan kunjungan ke Kampung KB, Selasa (10/08/2021).

Dia menjelaskan, saat ini tengah dilakukan pembahasan anggaran perencanaan oleh pemerintah. Makanya pihaknya turun secara langsung melihat kondisi dan seperti apa kebutuhan masyarakat yang ada di kampung KB. Beberapa yang dilihat ialah masih dibutuhkannya penerangan jalan umum hingga perbaikan saluran air.

Tidak hanya itu, FKj juga mendatangi anak terindikasi stunting dan ibu hamil. Selain mengedukasi langsung tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat, ia juga memberikan bantuan paket sembako.

“Ibu hamil jadi sasaran prioritas kita untuk mencegah stunting. Mengurusi kampung KB ini tanggungjawab semua OPD. Makanya semuanya kita ajak supaya bertanggungjawab secara terintegrasi,” jelasnya.

-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palopo, Farid Kasim Judas, melakukan kunjungan ke Kampung KB, Selasa (10/08/2021).

“Saya berharap, melalui kunjungan ini masyarakat yang di edukasi bisa sadar. Ibu hamil harus rajin makan dan minum susu secara teratur. Kebutuhan gizi ini sangat penting,” tambahnya didampingi Camat Wara, Sainal Sahid, Lurah Dangerakko, Adhi Dewantara dan lainnya.

Dalam kunjungan itu juga, akan diusulkan nama jalan setiap kampung berubah menjadi nama dengan identitas BKKBN. Seperti jalan Implan, Jalan Kontrasepsi dan lainnya. (***)

ADVERTISEMENT