Keluarga Duga Siswa SMKN 2 Palopo Dibunuh Saat Malam Takbiran Idul Adha

5556
Proses evakuasi mayat korban oleh aparat kepolisian ke RSUD Sawerigading Palopo
ADVERTISEMENT

PALOPO–Jenazah Panca Subastio, umur 17 tahun, siswa SMKN 2 Palopo yang ditemukan meninggal dunia dalam got atau saluran air di samping Kantor Mandala Finance Palopo, Jalan Andi Djemma, Kota Palopo, Rabu (21/7/2021), sekitar pukul 10:00 Wita, dimakamkan di pemakaman keluarganya di Pabuntang, Latuppa.

Penyebab kematian warga Jalan Pongsimpin, Lr. Janda, Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo ini masih misteri. Keluarga korban sangat meyakini
jika Panca dibunuh sebelum mayatnya ditemukan dalam got, dalam kondisi tertelungkup, Selasa (20/7/2021) siang lalu. Mayat korban ditemukan pertama kali oleh Satpam Mandala Finance Palopo bernama Islamuddin, yang datang mengecek kondisi kantornya.

Asdar, keluarga korban, sangat meyakini kematian keponakannya itu tidak wajar. Sebab, ditemukan sejumlah luka lecet di tubuh korban dan lebam diduga bekas penganiayaan. Polisi juga membenarkan, sesuai hasil visum mayat korban, ada beberapa luka lecet dan lebam di tubuh korban.

Tak hanya itu, Asdar menduga Panca yang tahun ini baru naik kelas 2 di SMKN 2 Palopo, mengalami tindak kekerasan pada malam takbiran Idul Adha.

ADVERTISEMENT

“Dugaannya korban (Panca) dibunuh antara malam takbiran, atau Selasa dini hari. Selasa siang, mayatnya ditemukan dalam selokan di dekat Kantor Mandala Finance,” katanya, seraya menambahkan, keberadaan mayat Panca dalam selokan belum 24 jam.

Atas kematian korban yang tidak wajar, keluarga korban meminta Polres Palopo mengusut pelakunya. Termasuk Jamal, ayah korban sempat meminta polisi mengautopsi mayat anaknya untuk menguak penyebab kematiannya. Namun, menurut Asdar, sudah ada hasil visum dokter menguatkan jika korban mengalami tindak kekerasan sehingga tidak dilakukan autopsi.

Dugaan korban mengalami tindak kekerasan, karena adanya sejumlah luka dan lebam pada tubuhnya, seperti satu luka pada pelipis sebelah kiri, luka lecet pada kelopak mata sebelah kiri, luka lecet pada dagu sebelah kiri. Luka memar atau lebam pada kelopak mata kanan.

“Kami berharap pelakunya segera terungkap dan tertangkap,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris Abubakar, dikonfirmasi media ini, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab meninggalnya korban. “Masih diselidiki,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat pria ditemukan dalam selokan di dekat Kantor Mandala Finance Palopo. Mayat korban pertama kali ditemukan Security Mandala Finance, Islamuddin (27).

Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan tengkurap, mengenakan kaos merah maron dan celana panjang krem. Beberapa jam kemudian, polisi berhasil mengidentifikasi korban, yakni korban bernama Panca, warga Jalan Pongsimpin, Lr Janda, Kota Palopo. (*)

ADVERTISEMENT