Pengantin Baru Harus Tahu, Begini Tuntutan Berhubungan Suami Istri Selama Ramadhan

8894
ILUSTRASI
ADVERTISEMENT

RAMADHAN tiba, mari kita sambut bulan yang suci ini dengan suka-cita. Bulan Ramadan adalah bulan yang istimewa. Tak seperti pada bulan-bulan lainnya, pada bulan Ramadan ini, semua orang yang beriman diwajibkan untuk berpuasa. Selama berpuasa, kita harus menahan segala hal yang bisa membatalkan puasa sejak subuh hingga waktu berbuka puasa atau maghrib.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Nah, bagi umat Islam, memasuki bulan suci Ramadhan, perlu mempersiapkan berbagai hal, termasuk mengetahui hal-hal yang dapat dapat membatalkan puasa. Selain makan minum dengan sengaja saat puasa, berhubungan suami istri di siang hari juga membatalkan puasa.

Berbeda dengan bulan-bulan lain, sepanjang bulan Ramadhan, hubungan suami istri hanya boleh dilakukan pada malam hari saja. Para pengantin baru patut mengetahuinya, karena melakukan hubungan suami istri di siang hari haram hukumnya, dan suami istri yang bersenggama di bulan Ramadan diwajibkan membayar kifarah atau denda.

Dalilnya jelas: “Dihalalkan buat kalian pada malam puasa untuk menggauli istri-istri kalian ….” [2] (QS. Al-Baqarah: 187).

ADVERTISEMENT

Pun begitu, tentu hubungan harus disiasati sedemikian rupa agar tidak menganggu ibadah shaum di siang harinya. Berikut ini adalah beberapa tips yang mungkin bermanfaat Anda perhatikan untuk kepentingan ini, dilansir KORAN SERUYA dari Islampos.com:

1. Tanamkan pengertian bahwa hubungan suami istri adalah ibadah

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Dalam Islam, hubungan seks dengan pasangan yang sah termasuk ibadah karena itu melakukannya berarti mendapat pahala. Jadi, jangan sampai terbebani, terutama pihak istri.

2. Atur waktu

Setelah berbuka dan shalat tarawih, Anda masih memiliki waktu yang cukup banyak untuk berhubungan sebelum masuk waktu makan sahur dan imsak.

3. Lakukan seks kilat

Jika di luar Ramadhan, Anda terbiasa berhubungan dalam waktu yang lama maka selama bulan ini sebaiknya durasi dikurangi agar stamina Anda tetap fit di siang hari. (*/tari)

ADVERTISEMENT