PALOPO–Pelabuhan Tanjung Ringgit di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, mulai jadi pelabuhan tujuan pelayaran peti kemas. PT Salam Facific Indonesia Lines (SPIL) sebagai salah satu perusahaan peti kemas di Indonesia resmi membuka cabang di kota ‘Idaman’ ini.

Kepastian PT SPIL ekspansi dengan membuka kantor cabang di Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo disampaikan Kepala Operasional PT SPIL wilayah Palopo, Dymas A saat audiens dengan Walikota Palopo, Hj Naili Trisal, Kamis (29/10/2026) lalu.

Bahkan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palopo, Hj. Nurlaeli telah mengunjungi PT SPIL
di Pelabuhan Tanjung Ringgit.

Saat audiens dengan Walikota Palopo, Dymas menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengiriman peti kemas atau kontainer perdana ke Kota Palopo sebanyak 148 unit. Termasuk direncanakan pada hari Sabtu (31/10/2026), kapal perusahaan asal Surabaya ini juga akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Ringgit memuat 173 kontainer asal Surabaya.

“Dalam satu minggu ini, PT SPIL dua kali mengirim ratusan kontainer ke Palopo. Kapalnya bersandar di Pelabuhan Tanjung Ringgit,” kata Kepala DPMPTSP Palopo, Nurleli.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palopo, Hj. Nurlaeli telah mengunjungi PT SPIL
di Pelabuhan Tanjung Ringgit.

Dikatakan Nurleli, pihaknya telah mengunjungi kantor cabang PT SPIL yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo. “Kehadiran PT SPIL ini sangat mendukung arus logistik serta pertumbuhan ekonomi di Kota Palopo,” kata Leli, begitu Kepala DPMPTSP Palopo akrab disapa.

PT SPIL merupakan perusahaan pelayaran peti kemas yang berkantor pusat di Surabaya. Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu penyedia layanan pengiriman peti kemas berbasis teknologi di Indonesia, dengan jaringan layanan yang menjangkau 38 pelabuhan di Tanah Air, termasuk Pelabuhan Tanjung Ringgit, Kota Palopo.

Menurut Leli, kehadiran PT SPIL di Kota Palopo menjadi salah satu indikasi bahwa Palopo memiliki peluang dan daya tarik bagi investor untuk mengembangkan usahanya. “Dan tentunya masuknya investor diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Masih dikatakan Leli, hadirnya PT SPIL di Kota Palopo dapat memperkuat konektivitas logistik Kota Palopo dengan berbagai wilayah di Indonesia dan membuka peluang bagi peningkatan aktivitas perdagangan dan perekonomian daerah. (***)