Saat Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Kambo, Walikota akan Paparkan Palopo Siap Jadi Kota Wisata Kesehatan

99
Walikota Palopo HM Judas Amir, memimpin rapat terpadu dengan instansi terkait persiapan penilaian Kambo sebagai desa wisata, di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo, Senin (30/5/2022).
ADVERTISEMENT

KAMBO masuk desa wisata terbaik 50 besar pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022. Rencananya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno akan mengunjungi Kambo karena masuk top 50 ADWI 2022.

Jelang kunjungan Sandiaga Uno ke Kambo, diperkirakan Bulan Juni mendatang, Walikota Palopo HM Judas Amir, memimpin rapat terpadu dengan instansi terkait, di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo, Senin (30/5/2022).

Sandiaga Uno akan mengunjungi desa wisata yang masuk top 50 ADWI, terkait penilaian lapangan desa wisata se Indonesia. “Kambo salah satu yang akan dinilai dan dikunjungi langsung Pak Sandiaga Uno. Kita patut mempersiapkan segala sesuatunya untuk penilaian ini,” ujar Judas Amir dalam rapat tersebut.

Walikota Palopo dua periode ini bahkan meminta khusus kepada Camat Mungkajang, Salong, dan Lurah Kambo agar menciptakan lingkungan yang nyaman kepada para tamu kunjungan bersama Sandiaga Uno, seperti menyediakan tempat yang akan bagi tamu untuk menikmati obyek wisata alam Kambo yang indah. “Jangan sampai tamu nantinya berkerumun,” kata Judas Amir.

ADVERTISEMENT

Menariknya, dalam rapat tersebut, Judas Amir menyampaikan, bahwa pihaknya akan memanfaatkan kunjungan Sandiaga Uno tersebut untuk memaparkan Kota Palopo siap sebagai kota wisata kesehatan. “Sebab, program kota wisata kesehatan ini dibawah naungan Kementerian Pariwisata, Ekonomi Kreatif, sehingga saya akan sampaikan kepada Pak Sandiaga Salahuddin Uno bahwa Kota Palopo siap menjadi salah satu kota di Indonesia untuk menjadi kota wisata kesehatan,” kata Judas Amir.

Judas Amir menyebutkan, Kota Palopo sebagai kota ketiga di Sulsel sangat layak menjadi kota wisata kesehatan. Sebab, Kota Palopo memiliki 14 puskesmas, ratusan Pustu, termasuk puluhan rumah sakit baik milik pemerintah dan swasta yang telah memiliki berbagai peralatan medis modern dan canggih. Termasuk belakangan ini, Kota Palopo telah banyak dikunjungi warga dari luar Palopo, termasuk dari Provinsi Sulawesi Tenggara untuk datang berobat ke Palopo. “Berbagai potensi ini menjadikan Palopo sebagai daerah tujuan berobat bagi warga dari luar Palopo. Karena itu, sejalan dengan program Kota Wisata, kita (Palopo) siap,” kata Judas Amir.

Untuk lebih mendukung Palopo sebagai kota wisata kesehatan, Judas Amir meminta para pengelola puskesmas di daerah ini menata puskesmas lebih baik lagi. Misalnya, di halaman puskesmas dibuatkan tempat bermain bagi anak, bahkan kalau perlu disiapkan semacam rest area bagi warga. “Sehingga warga yang datang berobat ke puskesmas bisa menikmati suasana puskesmas yang nyaman, apalagi ada taman bermain anak. Ada juga semacam rest area, sehingga warga bisa beristirahat. Puskesmas juga mesti dilengkapi toilet yang baik,” katanya.

Termasuk Judas Amir meminta para pengelola rumah sakit swasta di Kota Palopo, agar menyiapkan tempat bermain anak dan tempat beristirahat bagi pengunjung. “Kalau suasana rumah sakit ditata baik, ada taman bermain anak, ada rest area, maka rumah sakit tidak lagi membawa kesan menakutkan, tetapi orang datang berkunjung bisa lebih nyaman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo, Munasirah, dalam rapat bersama Walikota Judas Amir, mengakui jika Desa Wisata Kambo yang lolos ADWI 50 akan dikunjungi Sandiaga Uno. Diperkirakan Sandiaga Uno ke Palopo pada bulan Juni. “Ada dua desa wisata akan dikunjungi Pak Sandiaga Uno, yakni Desa Wisata Kambo di Palopo, satunya lagi Desa Wisata Matano di Luwu Timur,” katanya.

Dikatakan Munasirah, Kambo sudah kali kedua ikut ajang ADWI. Tahun lalu, wisata daerah pegunungan di Palopo itu hanya tembus di 100 besar. Tahun 2022 ini, Kambo tembus top 50 besar ADWI. “Beberapa kekurangan tahun lalu kini diperbaiki. Seperti tidak adanya video pendukung hingga toilet umum. Semua kekurangan tersebut sudah dilengkapi,” katanya.

Sebelumnya pada Februari 2022 lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan tiga program unggulan untuk 2022. Salah satunya adalah Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), yang dianggap mampu membangkitkan pariwisata Indonesia.

“ADWI 2021 buat saya menjadi perjalanan spiritual, perjalan yang membuka hati dan membuka mata lebar-lebar bahwa ‘seeing is believing’ saya baru memaknai kata-kata tersebut tahun lalu saat saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, merasakan dengan seluruh panca indra betapa indahnya negeri ini,” kata Menparekraf saat Launching Program Unggulan Kemenparekraf di Ciputra Artpreneur, beberapa waktu lalu.

“Bangkitnya pariwisata Indonesia dimulai dari desa wisata, keyakinan kami berbuah manis tahun lalu, dari hampir 7.275 desa wisata yang ada di Indonesia, sebanyak 25 persen atau 1.831 mendaftar dalam ajang ADWI 2021,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Hal itu, menurut Menparekraf Sandiaga, di luar ekspektasi. Pasalnya Kemenparekraf hanya menargetkan 700 desa wisata yang ikut serta. Nah, pada 2022 ia mempelajari apa yang menjadi kekurangan pada tahun sebelumnya. “Untuk itu, pada tahun ini kami menargetkan 3.000 peserta dari 34 provinsi yang ada di tanah air,” kata Menparekraf Sandiaga. (liq)

ADVERTISEMENT