PALOPO–SMP Negeri 3 Palopo menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) tahun pelajaran 2026/2027 yang dirangkaikan dengan Orientasi Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, mulai 11 hingga 13 September 2026, mengusung tema LDK “Membentuk Pemimpin Muda yang Berkarakter, Berintegritas dan Siap Mengabdi”. Sementara Orientasi PMR mengangkat tema “Eratkan Kebersamaan, Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Kepedulian Sesama”.
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palopo, Syamsul Alam, S.IP., M.Si., pada Jumat (11/9/2026).
Sebanyak 93 siswa mengikuti dua agenda tersebut. Terdiri dari 40 peserta LDK OSIS dan 53 peserta Orientasi PMR yang merupakan siswa kelas VII dan VIII.
LDK OSIS bertujuan membentuk karakter pengurus OSIS baru agar memiliki integritas, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab. Selain itu, peserta dibekali keterampilan organisasi, komunikasi serta manajemen konflik.

Sementara Orientasi PMR diarahkan untuk mengenalkan tujuh prinsip dasar Palang Merah, sekaligus menumbuhkan jiwa kemanusiaan, kepedulian sosial dan kesiapsiagaan dalam membantu sesama. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan dan membangun kolaborasi antarkelompok organisasi di lingkungan sekolah.
Kepala SMP Negeri 3 Palopo, Drs. H. Basri, mengatakan LDK OSIS dan Orientasi PMR merupakan agenda tahunan sekolah yang menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk mengenalkan kepemimpinan sejak dini sekaligus mendorong siswa menjadi teladan bagi teman-temannya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepemimpinan sejak dini, sehingga peserta didik dapat menjadi teladan bagi teman-temannya dan memiliki bekal untuk menjadi pemimpin yang amanah di masa depan,” ujarnya.
Basri berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan selama tiga hari dengan baik serta menyerap materi yang diberikan para narasumber. Ia menilai pengalaman dan pembekalan yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal bagi siswa, baik dalam kehidupan berorganisasi maupun untuk menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Sementara itu, Syamsul Alam berpesan kepada peserta agar memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membentuk karakter yang kuat, unggul dan berintegritas. Ia juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan sikap toleransi, kerelaan membantu orang lain serta nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
“Manfaatkan kegiatan ini dengan baik untuk membentuk karakter yang mumpuni dan unggul. Tunjukkan sikap toleransi, kerelaan membantu orang lain dan sikap-sikap luhur lainnya,” pesannya.
Syamsul berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan siswa yang nantinya menjadi bekal dalam menempuh pendidikan maupun menjalani kehidupan di masa mendatang. (nada)

