Soal Dua Remaja Tewas Tragis Tabrak Pagar di Larompong Luwu, Begini Kronologisnya

1432
Sepeda motor Yamaha Vega tanpa plat nomor polisi yang dikendarai Resdian berboncengan dengan sepupunya, Kiki Farel

BELOPA–Dua remaja menemui ajalnya akibat mengalami kecelakaan lalulintas di Dusun Temboe, Desa Temboe, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Senin (2/12/2019), sekitar pukul 15:00 Wita. Dua korban tewas di tempat dengan luka serius di kepala dan wajah.

Korban bernama Resdian, 15 tahun, dan Kiki Farel, 16 tahun, keduanya warga Dusun Tirowali, Desa Malewong, Kecamatan Larompong Selatan. Dua korban masih satu keluarga.

Kedua remaja malang ini berboncengan sepeda motor Yamaha Vega tanpa plat nomor polisi. Resdian ngebut membonceng sepupunya, Kiki. Saat ngebut, Resdian tiba-tiba tidak bisa menguasai laju sepeda motornya hingga menabrak pagar rumah warga. Setelah menabrak pagar, dua remaja ini terperosok masuk got bersama sepeda motornya.

Korban Resdian meninggal setelah mendapat luka terbuka di bagian dahi, pergelangan tangan kiri patah patah. Sedangkan Kiki Reski juga meninggal di tempat setelah luka terbuka pada bagian kepala akibat kecelakaan.

Saksi mata di lokasi kejadian, Harmina, mengatakan, kedua korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka serius di kepala dan wajahnya. Warga mengevakuasi jenazah korban dan melaporkan kejadian naas tersebut pihak Kepolisian.

Jenazah kedua korban dievakuasi warga di lokasi kejadian

“Korban meninggal di tempat dengan luka parah di bagian muka dan kepala,” kata Harmina.

Saksi mengatakan, keluarga korban tiba di lokasi kejadian beberapa saat setelah kecelakaan tunggal menewaskan dua remaja itu terjadi. Kedua jenazah korban langsung dibawa keluarganya ke rumah duka.

Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Muhammad Muhtari, membenarkan kecelakaan tunggal yang dialami dua korban. Menurut Kasatlantas, kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

“Kedua korban diketahui warga Dusun Tirowali, Desa Malewong, Larompong Selatan. Dua korban mengalami luka parah pada bagian kepala, dan patah tulang setelah sepeda motor yang mereka kendarai out off control menabrak pagar rumah warga,” jelas AKP Muhammad Muhtari kepada KORAN SeruYA, kemarin.

“Kasus masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasatlantas. (fit)