Soal Dugaan Calon Kepsek di Luwu ‘Nyetor’ ke Kadis Perpustakaan, Kadis Pendidikan Mengaku tak Tahu

2104
ADVERTISEMENT

BELOPA — Kepala Dinas Pendidikan Luwu, Amang Usman, menegaskan dirinya sama sekali tidak tahu jika ada dugaan kepala sekolah (Kepsek) di Luwu yang dilantik September 2019 lalu, ‘menyetor’ sejumlah uang kepada Kadis Pepustakaan dan Kearsipan, Asbullah.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

” Mungkin hanya isu itu. Tidak benar itu. Yang saya tahu, mereka yang dilantik itu sudah memenuhi syarat,” katanya singkat saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (13/10/2019). Sebelumnya diberitakan sebuah surat yang dikirim oleh Badaruddin dan ditembuskan ke Bupati Wakil Bupati Luwu serta penegak hukum merebak di media sosial.

ADVERTISEMENT

Dalam surat yang ditandatangani oleh Badaruddin itu, mengungkap adanya dugaan pembayaran sejumlah uang oleh kepala sekolah (Kepsek) yang dilantik baru-baru ini di Kabupaten Luwu.

Dalam surat ditulis bahwa penyerahan uang dilakukan di salah satu hotel di Kota Palopo beberapa waktu lalu. Uang tersebut kata Badaruddin, diserahkan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Luwu, Asbullah.

ADVERTISEMENT

Sayangnya, tidak disebutkan jumlah uang yang disetor calon kepsek di Luwu. Asbullah yang dimintai tanggapannya membantah adanya dugaan penyetoran uang untuk pengangkatan kepsek.

BACA JUGA : Merebak, Kepsek Baru Dilantik di Luwu Diduga ‘Nyetor’ Uang di Salah Satu Hotel di Palopo

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Dia menceritakan, dirinya ingin menemui Tenaga Ahli Bupati bidang Pendidikan, Arsalam Fattah untuk membahas seleksi Calon Kepala Sekolah (Cakep). Kebetulan, Arsalam tengah berada di salah satu hotel di Palopo.

” Setelah bertemu pak Arsalam di hotel, kami ke warkop. Kemudian datang sejumlah guru dan membayar kopi. Itu saja. Jadi saya tegaskan, tidak ada sama sekali pembayaran untuk pengangkatan kepsek. Demi Allah,” katanya saat dihubungi via telponya, Minggu (13/10/2019) pagi.

Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak menyarankan kepada Asbullah yang namanya disebut dalam surat itu untuk melapor ke polisi karena sudah termasuk pencemaran nama baik. Apalagi kata dia, hal tersebut sudah menyangkut wibawa pemerintah. (fit)

ADVERTISEMENT