Sopir Asal Maros Dikeroyok Sejumlah Pemuda di Luwu

115
Barang bukti penganiayaan (foto: WhatsApp/Mat)
ADVERTISEMENT

Belopa – Seorang sopir asal Maros, Hamdan (30) jadi korban penganiayaan oleh sejumlah pemuda di Dusun Isong Batu, Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Korban Hamdan dianiaya oleh 15 orang pemuda. Hal itu dipicu dendam lama, berawal dari salah satu pelaku sempat berselih paham dengan korban kala itu. Kejadiannya tahun lalu, karena dendam membara pelaku mencari tahu identitas korban.

Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) salah satu pelaku menjebak korban dengan berdahil menelpon korban (sopir) untuk janjian menjeput penumpang di salah satu warung makan di Desa Tanarigella, Kecamatan Bua.

Naas bagi korban setibanya dilokasi tersebut, bukannya menjemput rejeki, ia malah justru dijebak lalu diserang tanpa ampun oleh sekelompok pelaku.

ADVERTISEMENT

“Korban dijebak para pelaku berdahil menelpon sebagai penumpang yang ingin dijemput dilokasi yang sudah dijanjikan,” kata Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan , Kamis (13/01/22).

Korban lalu dianiaya dengan menggunakan senjata tumpul dan senjata tajam. Korban menderita luka robek pada punggung, luka robek pada bagian kepala dan luka memar pada bagian wajah.

ADVERTISEMENT

Para pelaku berhasil diamankan Polisi di Kelurahan Mungkajang, Kecamatan Wara, Kota Palopo. Kini pelaku 15 orang itu diamankan di Polres Luwu guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Adapun barang bukti berhasil diamankan polisi yakni Mobil Merk Grand Max Box dengan Plat B 9506 FCG, 1 bilah parang, 1 bilah badik dan 1 bilah pedang. (Mat)

 

ADVERTISEMENT