Tak Hanya Mural di Mapolres, Aipda HR Sering Buat Postingan Soroti Pungli di Polres Luwu

1036
Aipda HR. (Foto : ist)
ADVERTISEMENT

LUWU — Anggota Polres Luwu, Aipda HR ternyata tidak hanya membuat tulisan mural ‘Sarang Korupsi’ dan ‘Sarang Pungli’ di Mapolres Luwu hingga viral, rupanya dia juga seringkali membuat postingan di akun media sosialnya, terutama facebook menyoroti perkara dugaan praktik pungli di Polres Luwu, terkhusus Satuan Lalulintas.

Melalui postingan di akun facebook miliknya, Haerul Ershi diduga miliknya, Aipda HR menuliskan “Semoga ALLAH SWT memberikan Petunjuk serta Hidayah kepada Pak Kajari Luwu Untuk memberantas Pungli Di Luwu,”.

ADVERTISEMENT

Postingan tersebut diunggah pada hari Sabtu, 15 Oktober 2022, atau bersamaan munculnya tulisan mural di beberapa tempat di Mapolres Luwu, termasuk di salah satu mobil operasional Satlantas Polres Luwu.

Dalam postingan tersebut, diunggah juga Screenshot percakapan WA. Adapun tulisan dalam Screenshot WA diduga dari Aipda HR: Minta tolong Pak Kajari, ada sarang pungli di Polres Luwu. Kami disuru bayar rata-rata pembuatan SIM C Rp. 200-300 Ribu. Padahal sesuai ketentuan pembayaran PNBP hanya Rp. 100 ribu. Mohon perhatiannya pak Kejari Luwu.

Tak hanya itu, pada tanggal 21 September 2022 lalu, lewat akun Facebook diduga milik pribadinya, Aipda HR juga membuat postingan menyoroti kinerja Polres Luwu yang ditudingnya sarat berbagai penyimpangan penanganan berbagai dugaan tindak korupsi.

Bahkan, Aipda HR memposting juga foto Kapolri, Jenderal

Salah satu unggahan tulisan Aipda HR, “ternyata sejak itu baru saya ketahui bahwa seluruh anggaran Operasional seluruh fungsi (Reskrim, INTELKAM, Binmas, Sat Lantas, Polsek jajaran Polres Luwu) Telah dipotong / sunnat Oleh Para Oknum Pimpinan Polres Luwu,” tulisnya.

Termasuk Aipda HR mengungkapkan lewat postingannya tersebut, bahwa saat dirinya menjabat Kanit Tipikor Polres Luwu, banyak penyimpangan penanganan kasus korupsi di Polres Luwu. Termasuk dia juga menyoroti dugaan pungli di Satuan Lalulintas, terkait pengurusan SIM.

Banyak postingan Aipda HR melalui akun facebook pribadinya tersebut, akun facebook Haerul Ershi. Namun, salah satu postingannya yang juga sangat menggelitik nuraninya sebagai angota polisi, disampaikannya pada unggahan tanggal 13 Agustus 2022.

Unggahan tersebut berupa gambar foto pakaian seragam perwira Polri berpangkat Ipda, dengan bubuhan kalimat,”Saya Mencintai Profesi Ini. Saya hanya benci orang-orang yang merusak nama baiknya.”

Menariknya, Aipda HR tak menampik jika dirinya yang membuat tulisan mural ‘Sarang Korupsi’ dan ‘Sarang Pungli’ di Mapolres Luwu. Bahkan, dia mengaku siap mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Kepada wartawan di Mapolres Luwu, Sabtu 16 Oktober 2022, Aipda HR menegaskan jika dirinya tidak asal menulis dan dirinya siap membuktikannya dan mempertanggungjawabkannya.

Termasuk Aipda HR tak membantah jika dirinya telah menyebar percakapan internal grup Polres Luwu dimana salah satu komentarnya yang mempersoalkan kasus Pungli dan Korupsi Dana DIPA Polres Luwu.

Kapolres Luwu, AKBP Arisandi mengakui jika Aipda HR yang telah membuat beberapa tulisan Mural di Mapolres Luwu. Menurut AKBP Arisandi, HR adalah anggota aktif Polres Luwu berpangkat Aipda. Dia juga menyebut, jika Aipda HR menderita gangguan mental atau masalah psikologis/kejiwaan.

AKBP Arisandi juga mengatakan, Aipda HR pernah menjabat sebagai Kanit Tipidkor Polres Luwu, sejak Sabtu siang, 15 Oktober 2022, telah diamankan tim Propam Polres Luwu.

Soal Aipda HR mengalami gangguan psikologis/kejiwaan, AKBP Arisandi menyebut, jika pihaknya telah berkoordinasi dengan Direktur RSUD Batara Guru Belopa, dan meminta rekam medis Aipda HR. Sesuai hasil rekam medis tersebut, Aipda HR didiagnosa mengalami psikotik akut.

AKBP Arisandi menyebut, beberapa bagian dinding di Mapolres Luwu yang telah dicoret-coret oleh Aipda HR telah dibersihkan dan dicat kembali demi kenyamanan masyarakat yang dilayani di Polres Luwu. (***)

ADVERTISEMENT