PALOPO–Direktur Perumda Tirta Mangkaluku (Perumda TM) Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, Steven Hamdani membuat kebijakan strategis menghadapi krisis air bersih yang masih dikeluhkan pelanggan di Palopo. Kebijakan ini berlaku sudah hampir satu bulan, yakni semua pejabat di jajaran Perumda TM Palopo, termasuk karyawan wajib turun langsung mendistribusikan agar bersih bagi masyarakat yang terdampak langsung krisis air bersih.

Tak hanya pejabat setingkat supervisor, asisten manajer dan manajer, Steven Hamdani juga turun bersama karyawan lainnya untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat hingga dini hari.

Sangat luar biasa, para ‘tukang ledeng’ di kota ‘Idaman’ ini tak kenal lelah siang dan malam terus bergerak demi masyarakat mendapatkan air bersih, meski terkadang mereka menerima hujatan dan makian dari masyarakat. Termasuk hujatan dan makian melalui media sosial oleh sebagian netizen.

“Semua pejabat, termasuk karyawan laki-laki wajib turun mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Kebijakan ini sudah berlangsung satu bulan lebih,” kata Manajer Umum Perumda TM Palopo, Arman.

Dalam satu pekan terakhir, kata Arman, krisis air bersih sangat dirasakan masyarakat, sehingga jajaran Perumda TM Palopo mengoperasikan semua armada mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih door to door ke rumah pelanggan. Termasuk pengoperasian armada tandon atau Ardon yang juga difokuskan menyalurkan air bersih ke rumah-rumah pelanggan yang sangat terdampak krisis air bersih selama musim kemarau.

Menurut Arman, mobil tangki difokuskan melakukan penyuntikan pipa demi untuk pendistribusian air bersih ke rumah pelanggan. Sedangkan armada Ardon khusus distribusi door to door. “Namun dalam satu pekan terakhir, mobil tangki juga diarahkan door to door ke rumah warga,” kata Arman.

Dikatakan, semua pejabat usai sholat isya setiap malam berkumpul di Kantor Perumda TM Palopo. Selanjutnya, semua armada tangki dan Ardon bergerak mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah pelanggan sesuai peta kondisi krisis air bersih di 9 kecamatan. “Pendistribusian baik lewat tangki dan Ardon berlangsung sampai dini hari, rerata antara jam 04:00 hingga 05:00 Wita,” katanya.

Tak hanya malam hari, pendistribusian air bersih menggunakan tangki dan Ardon tetap berlangsung setiap pagi hingga sore hari menyisir permukiman penduduk yang mengalami krisis air bersih. “Semua pejabat turun, karyawan laki-laki juga wajib ikut pendistribusian ini. Kalau bisa kemudikan mobil, maka jadi sopir tangki dan mobil Ardon. Kalau tidak bisa kemudikan mobil, wajib bantu angkat selang,” kata Arman.

Direktur Perumda TM Palopo, Steven Hamdani, kata Arman, termasuk ikut mengemudikan mobil tangki hingga dini hari. “Tidak ada pengecualian, Pak Direktur saja turun langsung kemudikan mobil tangki,” kata Arman.

Sementara itu, karyawan perempuan baik pejabat dan karyawan biasa bertugas membantu di Posko Tanggap Krisis Air Bersih di Halaman Kantor Perumda TM Palopo, di bilangan Latuppa, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo. “Pejabat perempuan dan karyawati bergantian menyiapkan konsumsi dan membantu kelancaran posko,” kata Arman.

Sementara itu, Steven Hamdani menegaskan pentingnya penanganan cepat dan terukur terhadap persoalan distribusi air bersih selama musim kemarau panjang yang berdampak penurunan debit air baku dan air bersih produksi Perumda TM Palopo, sehingga semua armada tangki dan Ardon milik Perumda TM Palopo dikerahkan, baik siang hingga malam hari.

Menurut Steven Hamdani, pihaknya harus memastikan seluruh unit pelayanan bergerak secara terpadu mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah pelanggan secara door to door, termasuk upaya suntik pipa distribusi. Dua upaya ini, kata Steven, melibatkan seluruh karyawan laki-laki tanpa terkecuali, termasuk direksi dan pejabat.

Salah satu fokus pembahasan berupa optimalisasi jaringan distribusi agar suplai air dapat menjangkau pelanggan secara lebih merata. “Semua
pengaduan pelanggan selama 24 jam akan ditindaklanjuti secara cepat melalui tim yang diturunkan langsung ke lapangan untuk mendistribusikan air bersih baik lewat suntik pipa pakai mobil tangki, termasuk door to door membagikan air bersih lewat armada Ardon,” kata Steven. (***)