PALOPO–Walikota Palopo, Hj Naili Trisal siap mendukung dan menyukseskan program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Program ini melalui KPR FLPP atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan sebagai program pemilikan rumah bersubsidi dari pemerintah Indonesia melalui BP Tapera untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki rumah pertama dengan cicilan ringan dan bunga tetap.

Dukungan Walikota Naili itu disampaikan Pj Sekda Kota Palopo, Dr H Andi Poci SIp MSi, saat menyampaikan sambutan pada sosialisasi Percepatan Program Pembiayaan Rumah KPR Sejahtera FLPP, Sabtu (24/10/2026), di ruang pertemuan Ratona, Gedung Balaikota Palopo.

Pj Sekda Kota Palopo, Andi Poci, mengatakan Walikota Palopo, Hj Naili Trisal siap memberikan fasilitasi dan dukungan bagi ASN, calon pegawai negeri sipil (CPNS), serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) agar dapat mengakses program tersebut.

Menurutnya, dukungan Walikota Palopo selaku pemerintah daerah diharapkan dapat memotivasi para pegawai untuk memiliki rumah sendiri sehingga kebutuhan akan hunian yang layak dan tetap dapat terpenuhi.

Andi Poci menyebutkan, jumlah ASN di Kota Palopo sekitar 3.000 orang. Selain itu, terdapat sekitar 200 CPNS dan ribuan PPPK. Ia menyampaikan bahwa masih ada sekitar 2.000 pegawai yang belum memiliki rumah, sehingga program rumah subsidi diharapkan dapat membantu mereka memperoleh hunian tetap.

“Secara keseluruhan, jumlah ASN di Kota Palopo sekitar 3.000 orang. Masih ada ribuan pegawai yang belum memiliki rumah. Karena itu, kami berharap pemerintah dapat turut membantu melalui program rumah subsidi agar mereka memiliki hunian tetap,” ujar Andi Poci.

Untuk mempercepat proses kepemilikan rumah, Pemkot Palopo juga mendorong kerja sama dengan pihak perbankan dan pengembang. Kerja sama ini diharapkan memberikan kemudahan bagi calon penerima manfaat, terutama dalam pengurusan perizinan dan pemenuhan persyaratan administrasi.

Dengan adanya kemudahan tersebut, proses pengajuan rumah subsidi diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan kesempatan lebih luas bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Palopo untuk memiliki rumah sendiri.

Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera, Wilson Lie Simatupang, menjelaskan bahwa program FLPP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempermudah masyarakat memiliki rumah melalui fasilitas pembiayaan bersubsidi.

Menurutnya, program tersebut menawarkan harga rumah yang relatif terjangkau dengan suku bunga tetap sebesar 5 persen. Skema pembiayaan ini diharapkan dapat memberikan kepastian cicilan bagi masyarakat selama masa kredit.

Rumah subsidi ditawarkan dengan uang muka 1 persen atau sekitar Rp1,7 juta, serta bantuan uang muka pemerintah sebesar Rp4 juta sesuai ketentuan. Cicilan diperkirakan mulai Rp1,1 juta per bulan, bergantung pada tenor kredit.

Untuk memperluas akses masyarakat terhadap program tersebut, BP Tapera terus mengintensifkan sosialisasi dengan menyasar ASN, pekerja, dan masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki rumah pertama melalui KPR subsidi FLPP.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Palopo dalam pelaksanaan sosialisasi program rumah subsidi. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 12 orang langsung menyatakan minat untuk memiliki rumah.

Menurut Wilson, hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Kota Palopo terhadap program kepemilikan rumah subsidi.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Walikota Palopo Hj Naili Trisal dan Bapak Andi Poci atas dukungannya dalam pelaksanaan sosialisasi ini. Tadi ada 12 orang yang langsung menyatakan minat untuk memiliki rumah. Ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Kota Palopo,” ujar Wilson.

Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer (CEO) KSA Group, Andi Ardiansyah, mengatakan Kayana Royal Park hadir di Kota Palopo dengan mengembangkan kawasan hunian yang memadukan rumah subsidi, perumahan komersial, dan area bisnis baru. Berlokasi di Jalan Labombo, menuju Pantai Labombo, kawasan seluas 4,2 hektare tersebut direncanakan akan dibangun sebanyak 451 unit rumah.

Andi berharap kehadiran Kayana Royal Park dapat membuka peluang bagi masyarakat Palopo untuk memiliki rumah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan 11 sektor kawasan.

“Kami hadir di Palopo bukan hanya untuk membangun rumah, tetapi juga membangun keluarga dan komunitas baru. Kami ingin menghadirkan kawasan yang dapat menumbuhkan kehidupan dan perekonomian masyarakat,” ujar Ardiansyah.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Palopo, khususnya Walikota Palopo Hj Naili Trisal dan jajaran Dinas Pekerjaan Umum serta Dinas Tata Ruang, yang dinilai telah membantu mempercepat proses perizinan proyek tersebut. (hamid)