Tanpa Bek Tengah Senior, Lini Belakang Timnas Diyakini Tetap Solid, Kok Bisa Ya? Berikut Ulasan Marwal Iskandar

86
ADVERTISEMENT

JAKARTA–Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tak lagi memasukkan sejumlah bek tengah berpengalaman dalam daftar nama pemain yang menjalani pemusatan latihan skuad Garuda yang dipersiapkan menghadapi tiga laga sisa Grup Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Masing-masing, akan menghadapi Thailand (3/6/2021), Vietnam (7/6/2021), dan Uni Emirat Arab (11/6/2021).

ADVERTISEMENT

Pasukan Shin Tae-yong akan bermain di Al Maktoum Stadium saat menghadapi Thailand dan Vietnam, sedangkan menghadapi Uni Emirat Arab di Zabeel Stadium.

Sebelum turun pada tiga laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua laga uji coba.

ADVERTISEMENT

Tim Merah-Putih lebih dulu akan menghadapi Afghanistan (25/5/2021) dan Oman di Dubai, Uni Emirat Arab (29/5/2021).

Setelah mencoret Yanto Basna, Shin Tae-yong malah memanggil Rizky Ridho (Persebaya Surabaya) dan Didik Wahyu (Persikabo 1973).

ADVERTISEMENT

Padahal masih ada Hansamu Yama (Bhayangkara Solo FC) yang selama ini reguler masuk daftar panggil timnas sebelumnya.

Juga ada bek naturalisasi, Otavio Dutra (Persija) dan Victor Igbonefo (Persib Bandung) yang sukses membawa timnya menembus final Piala Menpora 2021.

Penampilan apik duet bek tengah PSM, Erwin Gutawa dan Hasim Kipuw di ajang pra musim itu juga tak mendapat apresiasi dari Shin Tae-yong.

Padahal, dalam enam laga beruntun yang dilakoni PSM, gawang Juku Eja tak pernah kebobolan diwaktu normal.

Mengutip Bola.com, Sabtu (8/5/2021), eks pelatih PSPS Pekanbaru, Marwal Iskandar, mengungkapkan sah-sah saja kalau Shin Tae-yong lebih memilih bek-bek muda dalam timnya menghadapi partai sisa kualifikasi Piala Dunia 2022.

Marwal yang belakangan lebih aktif sebagai instruktur pelatih ini justu mengapresiasi keputusan Shin Tae-yong.

“Sudah saatnya memberi kesempatan buat pemain muda untuk mendapatkan jam terbang internasional. Apalagi, Timnas Indonesia tidak punya peluang lagi di kualifikasi Piala Dunia 2022. Lebih baik kita bicara sepak bola Indonesia masa depan,” tegas Marwal yang ketika masih aktif sebagai pemain pernah berkostum PSM Makassar, Persipura Jayapura, Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Selain Rizky Ridho dan Didik Wahyu, Shin Tae-yong juga memasukkan nama stoper lainnya yakni Andy Setyo (Persikabo 1973), Arif Satria, Rachmat Irianto, (Persebaya Surabaya), Ryuji Utomo (Penang FC), Elkan Baggott (Kings Lynn Town) dan Nurhidayat Haji Haris (PSM Makassar).

Didik menjadi pemain tertua dengan usia 27 tahun. Sedang pemain termuda adalah Elkan Baggot (18 tahun).

Menurut Marwal, sebagai pelatih yang pernah menangani timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018, Shin Tae-yong tentu sudah punya pertimbangan khusus dalam memilih deretan stoper timnya.

“Saya yakin coach Shin Tae-yong sudah menyiapkan program latihan untuk mengembangkan kemampuan para stopernya menghadapi laga sisa kualikasi Piala Dunia 2022.”

“Terutama menyiapkan cara atau solusi jitu agar gawang Timnas Indonesia tak kebobolan lebih banyak dari sebelumnya,” pungkas Marwal.

(*/iys)

ADVERTISEMENT