Ussu Terendam Banjir, Budiman Langsung Terjun ke Lokasi

217
ADVERTISEMENT

MALILI — Bupati Luwu Timur, H. Budiman bersama unsur Forkominda meninjau sejumlah titik terendam banjir di Desa Ussu, kecamatan Malili, Senin (3/4/2023) malam. Budiman dalam kesempatan tersebut melihat langsung sejumlah wilayah di desa Ussu yang terendam banjir, dengan ketinggian air rata-rata mencapai lutut orang dewasa.

Dalam peninjauan banjir tersebut, Bupati Budiman mengatakan, terjadinya banjir di berbagai wilayah di Desa Ussu akibat air sungai Ussu meluap setelah hujan turun beberapa jam. Kondisi ini terjadi akibat alur sungai Ussu mengalami pendangkalan, sehingga Pemerintah Kabupaten Luwu Timur segera melakukan normalisasi sungai.

ADVERTISEMENT

Budiman juga meminta kepada kepala OPD terkait, seperti Kepala BPBD, Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Sosial untuk segera mengecek lokasi dan melakukan beberapa upaya tanggap darurat, baik dalam bentuk bantuan langsung dan mencari penyebab dan solusi apa yang akan dilakukan dalam penanganan permasalahan banjir ini agar dapat segera diatasi.

Tak hanya itu, Bupati Budiman juga menyampaikan himbauan terhadap masyarakat yang ada di Kabupaten Luwu Timur, terutama pada daerah yang berpotensi besar terkena banjir untuk selalu waspada dan berhati-hati.

ADVERTISEMENT

” Saya minta warga untuk selalu waspada. Apalagi saat ini, kondisi cuaca ekstrem, dimana curah hujan di wilayah Luwu Timur masih tinggi beberapa hari kedepan, karena bencana alam seperti banjir bisa terjadi kapan saja,” katanya.

Anggota DPRD Luwu Timur, Najamuddin mengatakan bahwa salah satu upaya mengatasi ancaman banjir adalha normalisasi sungai. Sebab menurut legislator Partai Golkar ini, pemicu terjadinya banjir di desa Ussu akibat alur sungai mengalami pendangkalan.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan, setelah peninjauan banjir, dirinya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur agar segera melakukan normalisasi sungai yang dianggap sebagai pemicu luapan air saat hujan deras.

” Saya juga prihatin dengan seringnya banjir akibat terjadinya penggundulan hutan di daerah ini. Kami meminta agar instansi terkait menaruh perhatian serius terhadap praktek perusakan hutan,” tegasnya. (rah/roy)

ADVERTISEMENT