Warga Palopo Dilatih Kelola Destinasi Wisata

261
Asisten II Bidang Pembangunan, Taufik menyematkan tanda kepesertaan kepada warga yang mengikuti pelatihan destinasi wisata.
ADVERTISEMENT

PALOPO — Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo menggelar pelatihan tata kelola destinasi pariwisata yang berlangsung di Aula Hotel Harapan Kota Palopo, Rabu (19/6/2019).

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo, Andi Enceng dalam laporannya menyampaikan kegiatan pelatihan ini dihadiri 50 peserta mulai tanggal 19 hingga 21 Juni 2019.

“Di mana para peserta adalah warga Kota Palopo yang bermukim disekitar destinasi wisata maupun yang terlibat langsung dalam mengelola objek wisata,” katanya.

Selain dari itu, lanjut Enceng peserta diambil dari unit kerja yang berkaitan dengan tata kelola destinasi. Para peserta akan diberikan materi berupa Pemahaman Kebijakan Pengembangan Pariwisata di Kota Palopo.

ADVERTISEMENT

Tak hanya materi tersebut, juga pengelolaan potensi daya tarik wisata, pemasaran pariwisata, pengelolaan destinasi, pariwisata berkelanjutan, dan pemahaman tentang sadar wisata dan Sapta pesona.

“Peserta diharapkan mampu mengelola destinasi wisata dengan baik dan profesional serta dapat meningkatkan daya tarik wisata di Kota Palopo,” tutupnya.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Mewakili Walikota Palopo membuka kegiatan pelatihan, dalam hal ini Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Taufiq menyampaikan sektor kepariwisataan merupakan sektor andalan dalam menunjang pembangunan nasional.

“Karena melalui sektor pariwisata dapat diperoleh beberapa manfaat seperti meningkatkan devisa negara, memperluas lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahkan Taufiq, sejalan dengan perkembangan pariwisata nasional, pemerintah daerah termasuk pemerintah Kota Palopo juga mulai melirik pengembangan sektor pariwiswata. Hal ini ditandai dengan dialokasikannya sejumlah anggaran daerah untuk pengembangan pariwisata unggulan di Kota Palopo. (asm)

ADVERTISEMENT