ALHAMDULILLAH! Hasil Rapid Test OTG Warga Pattene Palopo Negatif, dr Ishak: Sudah Tidak Ada OTG DAN PDP Corona di Palopo

639
ILUSTRASI
ADVERTISEMENT

PALOPO–Tim Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Kota Palopo mengumumkan hasil rapid test Es, 50 tahun, warga Pattene, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, yang berstatus orang tanpa gejala atau OTG virus corona, yakni hasilnya negatif.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

“Alhamdulillah, setelah dilakukan rapid test oleh Labkesda Kota Palopo, hasilnya negatif. Namun demikian, OTG ini tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari,” kata jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Kota Palopo, dr Ishak Iskandar kepada KORAN SERUYA, Selasa (21/4/2020).

Diberitakan sebelumnya, Es ditetapkan OTG setelah baru pulang dari Tana Toraja (Tator) dan sempat kontak pasien positif corona di sana. Es terdata sebagai OTG setelah tiba di Kota Palopo.

Sejauh ini, kata Ishak, sudah ada 2 OTG di Palopo, dan kedua OTG ini hasilnya negatif dari rapid test.

ADVERTISEMENT

Lebih jauh dijelaskan dr Ishak, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada tiga terdata di Kota Palopo, dan ketiganya sudah hasil pemeriksaan swab tenggorokannya negatif. “Termasuk PDP asal Parepare yang dirawat di RSUD Palopo hasil swabnya negatif,” ujar dr Ishak.

Untuk diketahui, merujuk Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) yang dikeluarkan oleh Kemenkes, OTG adalah seseorang yang tidak bergejala tapi berisiko telah tertular virus corona dari pasien Covid-19. Selain itu, OTG memiliki kontak erat dengan kasus positif Covid-19.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Kontak erat yang dimaksudkan, adalah aktivitas berupa kontak fisik, berada dalam ruangan, ataupun telah berkunjung, dalam radius 1 meter dengan pasien berstatus PDP atau positif Covid-19, dalam waktu 2 hari sebelum kasus timbulnya gejala, hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala. (iys)

ADVERTISEMENT