Buka Pelatihan Kerja Disnaker Palopo, Farid Kasim Judas: Jangan Bergantung Perusahaan, Ciptakan Pekerjaan

352
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, Farid Kasim Judas, SH., M.Si, MH, menyampaikan sambutan saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Tahun Anggaran 2022 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palopo melalui UPT Balai Latihan Kerja Kota Palopo di Aula BLK Kota Palopo, Kamis (12/5/2022).
ADVERTISEMENT

PALOPO–Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, Farid Kasim Judas, SH., M.Si, MH, mengatakan, setiap tenaga kerja patut memiliki skill atau keterampilan kerja, sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Dengan begitu, tenaga kerja tidak bergantung mencari pekerjaan pada perusahaan, tetapi membuka pekerjaan dan menjadi pengusaha terampil.

Pesan tersebut disampaikan FKJ, begitu Farid Kasim Judas akrab disapa, dalam sambutannya mewakili Walikota Palopo, HM Judas Amir, saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Tahun Anggaran 2022 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palopo melalui UPT Balai Latihan Kerja Kota Palopo di Aula BLK Kota Palopo, Kamis (12/5/2022).

ADVERTISEMENT

Pelatihan tersebut terdiri dari lima kejuruan, diantaranya pelatihan servis sepeda motor injeksi, operator computer asistant, penjahitan pakaian dan mesin, pembuatan roti dan kue. serta pelatihan tata rias kecantikan dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang. Setiap kejuruan pelatihan diikuti 16 orang.

“Jangan pernah bergantung pada perusahaan, karena tujuan dari sebuah pendidikan berbasis kompetensi tidak bergantung pada perusahaan. Ciptakan lapangan kerja, miliki keterampilan. Dengan begitu, pekerja bisa menjadi pengusaha tanpa harus bergantung bekerja di perusahaan. Sebaliknya jadi pengusaha,” ujar FKJ, dalam sambutannya di hadapan peserta pelatihan.

Dikatakan FKJ, pelatihan berbasis kompetensi prpgram pendidikan dan pelatihan vokasi bertujuan menciptakan tenaga kerja yang memiliki SDM unggul. Sehingga, kata dia, setelah mengikuti pelatihan, peserta pelatihan bisa membuka usaha sesuai skill yang diperoleh dari pelatihan tersebut. “Jadi harapkan, peserta pelatihan ini memiliki ketrampilan yang mumpuni, dan kelak bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain,” ujarnya.

Dalam sambutannya, FKJ berharap para peserta serius dan tekun dalam pelatihan agar mampu menambah keterampilan yang dimiliki. “Kalau sudah dapat ketrampilan, saya berharap para peserta mampu membuka lapangan pekerjaan, asal tekun dan bersabar, karena pasti di setiap usaha ada rintangan,” ujarnya.

Di penutup sambutannya, FKJ mengungkapkan apresiasinya kepada Dinas Tenaga Kerja Kota Palopo, yang telah mengadakan pelatihan tersebut bagi 80 calon tenaga kerja di Kota Palopo.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palopo, Asmiati mengatakan, bahwa pelatihan ini untuk mempersiapkan tenaga-tenaga kerja di masa mendatang. “Pelatihan ini bertujuan
untuk membuka wawasan dan meningkatkan kompetensi, serta memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi peserta selaku calon tenaga kerja lokal,” katanya.

Senada dengan FKJ, Asmiati juga berharap, peserta pelatihan nantinya bisa membuka lapangan kerja, sehingga tidak bergantung pada perusahaan untuk menjadi pekerja. (hwn)

ADVERTISEMENT