Daerah Disiapkan Hadiah, Plt Gubernur Sulsel: Untuk Kabupaten/Kota di Sulsel Capai Vaksinasi Terbanyak

78
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Seiring semakin membaiknya penanganan pandemi Covid-19 dan harapan terus berkurangnya kasus positif Covid-19 di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan (Sulsel), terus bersinergi. Dikenal sebagai salah satu kawasan yang sempat masuk zona merah, Sulawesi Selatan misalnya, diakui kini sudah bisa keluar dari kondisi darurat itu dan mulai memasuki masa new normal dengan segala kesiapsiagaannya. Bahkan, beberapa daerah di Sulsel telah masuk ke level dua.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku gembira karena kerja keras semua pihak, terutama di seluruh kabupaten/kota sehingga penanganan pandemi covid-19 terkendali di Sulsel. Untuk itu, Andi Sudirman menyebut akan ada hadiah untuk daerah dengan capaian vaksinasi terbanyak.

Dia mengatakan, hadiah khusus bagi daerah di Sulsel tersebut sebagai apresiasi bagi daerah dengan capaian vaksinasi terbanyak pertama, kedua dan ketiga. “Hadiah akan diberikan pada hari jadi 352 tahun Provinsi Sulsel,” kata Andi Sudirman Sulaiman, di Makassar, Kamis (30/9/2021).

Menurut Andi Sudirman, sesuai laporan Satgas COVID-19 Sulsel, masih sebanyak 50 persen atau sekitar 5 juta warga belum divaksin COVID-19. Saat ini, berbagai upaya dilakukan untuk mengebut program vaksinasi, salah satunya menggerakkan tim Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk memberi vaksin kepada 100 orang di setiap desa/kelurahan dalam sehari.

ADVERTISEMENT

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tentu mengapresiasi kegiatan Kebut Vaksinasi serentak oleh PKK ini yang saling bahu-membahu baik ditingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga di tingkat Desa/Kelurahan. Kegiatan seperti ini sedianya menjadi agenda rutin di tengah kondisi pandemi,” ujarnya.

Tim PKK dari tingkat kabupaten/kota se-Sulsel, kecamatan, hingga PKK tingkat desa/kelurahan telah secara serentak telah mengebut vaksinasi sejak Rabu (29/9) lalu. Pelaksanaan vaksinasi massal ini menyasar masyarakat umum di atas usia 12 tahun, ibu hamil, hingga lansia. Ada 3.047 desa/kelurahan yang ditargetkan memberi vaksin kepada 100 warga setiap harinya. Dengan demikian, ditargetkan setiap hari ada 300 ribu warga Sulsel yang menerima vaksin.

Andi Sudirman lalu meminta ibu-ibu PKK untuk mengajak suami agar turun ke masyarakat mengajak vaksinasi. “PKK di Desa/Kelurahan yang langsung bersentuhan ke masyarakat, kita harap bisa mendorong untuk masyarakat ikut melakukan vaksinasi,” kata Andi.

Sementara itu, Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Naoemi Octarina mengatakan pihaknya telah meluncurkan program Kebut Vaksinasi COVID-19 serentak tim penggerak PKK se-Sulsel di Gedung Kartini, Jalan Masjid Raya Makassar pada Rabu (29/9) lalu. Ada 24 Ketua TP PKK Kab/Kota, 307 Kecamatan dan 3.047 Desa/Kelurahan yang hadir “Kegiatan ini inisiatif bapak Plt Gubernur Sulsel, bagaimana ibu-ibu PKK memiliki peran besar di masyarakat dalam memaksimalkan program pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari mengungkapkan, sekitar 2.016.854 orang telah disuntik atau sekitar 28.57 persen. Dia mengatakan pihaknya telah bersiap jika nantinya COVID-19 akan menjadi endemi khususnya di wilayah Sulsel. Sejumlah persiapan telah dilakukan, termasuk penyediaan sentra vaksinasi.

“Tentu kan kita genjot dari kemarin kemarin karena dengan cara kita lakukan pembentukan sentra sentra vaksinasi di daerah di tempat orang berkumpul dan itu upaya kita untuk mengakselerasi vaksinasi,” ucapnya. (***)

ADVERTISEMENT