Dituding Hambat Proses Penjaringan dan “Minta” Uang ke Balon Wakil Bupati Luwu Timur, Ini Tanggapan Ketua DPD PKS Lutim

191
Ketua DPD PKS Luwu Timur, Suardi Ismail. (Foto : ist)
ADVERTISEMENT

LUWU TIMUR – Ketua DPD PKS Luwu Timur, Suardi Ismail dikabarkan meminta uang puluhan juta kepada bakal calon wakil bupati Luwu Timur.

Diduga hal ini menjadi penghambat proses penjaringan calon Wakil Bupati Luwu Timur.

ADVERTISEMENT

Sebab dari delapan Parpol pengusung pasangan Husler – Budiman hanya PKS yang belum mendatangani surat berita acara musyawarah partai pengusung.

Terkait itu, Suardi yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Luwu Timur, ia dikabarkan menerima uang Rp 5 juta, Rp 10 juta dan Rp 15 juta dari bakal calon Wabup Luwu Timur.

Informasi dihimpun, uang tersebut digunakan Suardi untuk proses pemilihan Wakil Bupati Luwu Timur.

Suardi Ismail yang dikonfirmasi melalui via telpon, membantah menerima uang dari bakal calon Wabup Luwu Timur.

“Itu tidak benar itu (terima uang),” kata Suardi Ismail, Kamis (13/10/2022).

Menurutnya, kira-kira urus yang begini (wabup Luwu Timr) dapat begitu, itu kan murah sekali.

“Suruh mi saja itu orang ketemu sama saya bahwa saya minta uang. Saya bantah itu saya terima atau minta uang,” kata Suardi.

Saat ini, masa penjaringan calon Wakil Bupati Luwu Timur sisa masa jabatan 2021-2026, masih berlangsung.

Sekedar diketahui sejumlah partai besar seperti Golkar dan PDIP telah mendatangani berita acara musyawarah. (rah)

ADVERTISEMENT