Dua Poktan Wilayah Transmigrasi Desa Lampuawa Luwu Utara Terima Bantuan Benih Jahe Merah

32
Dua Kelompok Tani (Poktan) di Wilayah Transmigrasi Dusun Salassa Desa Lampuawa Kecamatan Sukamaju, masing-masing Poktan Cahaya Pongkase dan Poktan Kalawin, mendapat bantuan benih jahe merah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker). (Foto : Pemkab Luwu Utara)
ADVERTISEMENT

Luwu Utara — Dua Kelompok Tani (Poktan) di Wilayah Transmigrasi Dusun Salassa Desa Lampuawa Kecamatan Sukamaju, masing-masing Poktan Cahaya Pongkase dan Poktan Kalawin, mendapat bantuan benih jahe merah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker).

Jumlah benih jahe merah yang diterima Poktan Cahaya Pongkase sebanyak 220 kg, sementara Poktan Kalawin 230 kg. Benih ini nantinya akan dibagikan ke masing-masing pengurus dan anggota poktan. Pembagiannya langsung ke anggota poktan, dan minggu ini sudah tersalurkan semua ke masing-masing anggota poktan penerima bantuan.

“Alhamdulillah, bantuan benih jahe merah sudah direalisasikan, benih jahenya juga sudah sampai di tangan poktan. Insya Allah, dalam waktu dekat akan dibagikan ke anggota poktan,” kata Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) Desa Lampuawa Sukamaju, Ramsal, Rabu (20/4/2022), di Sukamaju.

Kata Ramsal, pengadaan benih jahe merah adalah hasil tindak lanjut dari pertemuan dengan Kadis Transnaker pada pertemuan Sosialisasi Budidaya Jahe Merah di Dusun Salassa, pada 30 Maret 2022 yang juga dihadiri pengurus dua poktan penerima bantuan benih jahe merah. “Atas nama pemerintah desa, poktan dan PPL, kami ucapkan terima kasih kepada Bupati dan Distransnaker, atas bantua yang diterima poktan,” ucap Ramsal.

ADVERTISEMENT

Dikatakan Ramsal, bantuan ini sekaligus sebagai kado perpisahan Kadis Transnaker yang 1 Mei 2022 mendatang sudah masuk masa purna bakti alias pensiun sebagai PNS. “Semoga bantuan ini bermanfaat buat petani kita, sekaligus ini kado pak Kadis buat petani kita di wilayah trasmigrasi Desa Lampuawa sebelum masuk masa purna bakti,” ucap Ramsal.

Terpisah, Kadis Transnaker, Agussalim Lambong, berharap PPL untuk segera mendampingi poktan penerima bantuan, salah satunya dengan memberikan pencerahan bagaimana memanfaatkan pekarangan petani secara maksimal dan konseptual.

“Saya titip pesan kepada PPL untuk untuk mengubah pola pikir warga transmigrasi dalam memanfaatkan lahan pekarangannya dengan berbagaoi sayuran organik,” kata Agussalim. Untuk diketahui, selain benih jahe merah, Distransnaker juga memberikan bantuan benih lombok kepada warga transmigrasi untuk dimanfaatkan di lahan milik warga. (LH)

ADVERTISEMENT