Dukung Percepatan Penurunan Stunting di Luwu Utara, BKKBN Sulsel Serahkan 20 Unit Motor

116
Kepala BKKBN Sulsel, Andi Rita Mariani menghadiri Apel siaga TPK di Luwu Utara. (Foto : ist)
ADVERTISEMENT

LUWU UTARA – Kepala BKKBN Sulawesi Selatan (Sulsel) Dra. Hj. Andi Rita Mariani menghadiri Apel Siaga TPK (Tim Pendamping Keluarga) Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Luwu Utara, Jumat (30/9/2022).

Pada kesempatan itu, Andi Rita Mariani menyerahan bantuan 20 unit sepeda motor dari BKKBN Sulsel kepada Pemda Kabupaten Luwu Utara.

ADVERTISEMENT

Andi Rita Mariani menjelaskan BKKBN Sulsel selalu mendukung upaya Kab/Kota untuk dalam program percepatan penurunan stunting. Menurutnya, salah satu cara untuk melakukan Percepatan Penurunan Stunting ialah dengan melalui pendekatan keluarga.

“Angka Stunting di Luwu Utara mencapai 19,4 persen. Ini angka terendah kedua setelah Makassar. Kami berharap Luwu Utara mampu mencapai angka 14 persen pada tahun 2024 mendatang,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Andi Rita Mariani menilai, angka 14 persen untuk stunting di Luwu Utara tidaklah sulit. Sebab, pihaknya dan Pemkab Luwu Utara akan memberikan dukungan yang maksimal agar Stunting di Bumi Lamaranginang dapat mencapai angka tersebut.

“Apalagi di Luwu Utara terdiri dari 747 TPK yang terdiri dari bidan dan kader KB yang tersebar di seluruh Kecamatan. Tentu bukanlah hal sulit mewujudkan itu,” ujarnya.

“Selain TPK, juga dibentuk TPPS melakukan identifikasi kasus. Kegiatan ini sangat penting jadi mohon dukungan pemerintah daerah, seluruh kecamatan melakukan identifikasi by name by adresss dan mensinergikan data agar tidak salah sasaran,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala BKKBN Sulawesi Selatan melepas peserta saka kencana Kabupaten Luwu Utara mewakili Saka Kencana Sulsel untuk mengikuti Saka Nasional di Bangka Belitung. (liq)

ADVERTISEMENT