Hindari Tagihan Kredit Motor dari Leasing, Warga Palopo Ini Ngaku Sudah Dua Hari Tak Makan Bersama Anaknya

1068
ILUSTRASI
ADVERTISEMENT

PALOPO–Kadis Sosial Kota Palopo, Awaluddin menerima laporan adanya satu keluarga warga Kota Palopo ‘kelaparan’ lantaran sudah dua hari tidak makan bersama keluarganya, Selasa (21/4/2020), hari ini.

Satu keluarga di salah satu perumahan di wilayah Purangi, Kecamatan Wara Kota Palopo, Sulsel ini, kemudian didatangi tim Dinas Sosial Kota Palopo bersama Dinas Tarkim untuk mengecek laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

Ternyata, setelah didatangi tim Dinas Sosial bersama Dinas Tarkim, bersama Kapolsek Wara Selatan, Iptu Marthen dan Camat Wara Selatan, Abdul Rahman, serta tim kelurahan Purangi, satu keluarga ini ternyata tidak kelaparan, seperti laporan tersebut.

“Keluarga ini sudah kami cek, tapi laporan itu tidak benar,” kata Kadis Sosial Kota Palopo, Awaluddin.

ADVERTISEMENT

Menurut keluarga itu, jelas Awaluddin, dirinya terpaksa mengaku sudah dua hari tidak makan bersama empat anaknya karena ditagih cicilan motornya oleh salah satu penagih leasing.

“Ibu itu sampaikan ke penagih leasing kalau dia sudah dua hari tidak makan bersama anak-anaknya. Dia tidak punya apa-apa lagi untuk dijual karena HP sama perhiasan emasnya sudah dijual selama pendemi corona,” jelas Awaluddin, tertawa.

ADVERTISEMENT

Senada itu, Camat Wara Selatan, Abd Rahman, mengatakan, pihaknya sudah mendatangi rumah warga tersebut. “Yang bersangkutan mengaku tidak kelaparan, tapi mengaku begitu (kelaparan) karena sering ditagih leasing. Jadi, tidak benar ada warga Purangi, Wara Selatan, yang sudah dua hari tidak makan (kelaparan) di masa pendemi corona ini,” kata Abd Rahman.

Meski demikian, tim Dinas Sosial bersama Dinas Tarkim yang mendatangi rumah keluarga tersebut tetap memberikan bantuan beras kepada keluarga itu. “Tetap kita bantu, kebetulan ada bantuan dibawa tim Dinas Tarkim,” kata Awaluddin.

Dikatakan, pihaknya turun meninjau laporan tersebut karena tidak menghendaki adanya warga Palopo kelaparan selama masa pendemi corona. (iys)

ADVERTISEMENT