INNALILLAHI! Satu Anak Kades Ilan Batu Ditemukan Meninggal Tertimbun Longsor, 3 Korban Masih Dicari

993
Rumah Kades Ilan Batu ambruk diterjang longsor, Minggu (3/10/2021)
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Upaya pencarian korban longsor di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Sulsel, membuahkan hasil. Seorang korban bernama Muh Taufan, 8 tahun, putera Kepala Desa Ilan Batu, Abdul Salam, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, tertimbun longsor bersama rumahnya yang ambruk.

Jasad Taufan ditemukan sekitar pukul 11:00 Wita, Senin (4/10/2021) siang ini. Saat longsor menerjang rumahnya, Topan yang masih duduk di bangku kelas 5 SD ini, berada didalam rumah bersama tiga saudaranya.

Relawan kemanusiaan Luwu Raya, Abdul Rauf Ladewang, menginformasikan, satu dari empat korban yang dilaporkan tertimbun longsor bersama rumahnya di Ilan Batu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Abdul Rauf menyebut, korban yang ditemukan bernama Muh Taufan, 8 tahun, salah satu anak dari Kades Ilan Batu.

ADVERTISEMENT

Jenazah Muh Taufan saat dievakuasi relawan bersama aparat TNI dari lokasi rumahnya yang tertimbun longsor, Senin (4/10/2021)

Istri Wakil Bupati Luwu, Elnita Pakolo yang tidak lain kerabat dekat Kades Ilan Batu, mengakui jika ada empat anak Kades Ilan Batu tertimbun longsor bersama rumahnya yang ambruk. Saat kejadian, empat korban berada didalam rumah. Sedangkan, kedua orangtuanya tidak berada di tempat.

“Keempat korban merupakan anak kandung Abdul Salam, Kades Ilan Batu. Saat longsor terjadi seluruh korban berada dalam rumah. Mereka sedang makan didalam rumah,” katanya, sedih.

Koordinator Tim Basarnas, Primus Paembonan, menyampaikan kabar duka dari Desa Ilan Batu itu, bahwa ada empat warga di Desa Ilan Batu dilaporkan tertimbun longsor. Dengan ditemukannya satu korban, anak kepala desa Ilan Batu, masih tiga korban dicari.

Dikatakan, tim Basarnas bersama relawan Luwu Raya dan aparat TNI dan Polri mengalami kendala untuk bisa menjangkau lokasi rumah warga yang tertimbun longsor di Desa Ilan Batu, karena jalan terputus.

Koorditor Tim Basarnas, Primus Paembonan mengatakan, hingga saat ini pihaknya bersama relawan dan pihak TNI serta Polri belum bisa menjangkau lokasi rumah yang tertimbun longsor, karena jalan menuju ke sana terputus karena banyaknya titik longsor.

Jalan menuju titik longsor terparah di Ilan Batu hingga Senin (4/10/2021) siang ini, belum bisa dijangkau karena akses jalan terputus akibat longsor. Tim Basarnas bersama puluhan relawan masih menunggu alat berat dari Dinas PUPR untuk membersihkan longsor di berbagai titik yang memutus akses jalan ke wilayah itu.

Diketahui, banjir dan tanah longsor menerjang wilayah Walenrang-Lamasi (Walmas), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bencana alam itu terjadi disebabkan karena hujan terus mengguyur sebagian wilayah Luwu Raya.

Peristiwa banjir dan tanah longsor di Luwu ini terjadi pada Minggu (3/10/2021), sore lalu. Air dari Sungai Batusitanduk meluap hingga menggenangi pemukiman penduduk dengan ketinggian sekitar 1 hingga 3 meter. Derasnya luapan air dikabarkan membuat beberapa rumah warga hanyut terbawa arus.Banjir dan longsor ini terjadi di sejumlah titik, salah satunya di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat. (hwn)

ADVERTISEMENT