Jajanan di Lagota Palopo Bebas Formalin, Tapi…

1388
Tim Terpadu mengambil sampel salah satu pedagang yang ada di Pusat Niaga Palopo.
ADVERTISEMENT

PALOPO – Tim terpadu melakukan uji makanan untuk berbuka puasa di Pusat Niaga Palopo (PNP) dan Pasar Andi Tadda, Kamis (9/5/2019) sore. Sebanyak 30 sample makanan mereka ambil dan langsung diuji pada kesempatan tersebut.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Hasilnya, Tim Terpadu tidak menemukan adanya bahan berbahaya yang terkandung dalam sample makanan yang mereka ambil dari penjaja makanan di dua tempat tersebut. Kepala Kantor BPOM Palopo, Nurtati Rahman mengatakan 30 sample makanan tersebut mereka uji untuk mengetahui kandungan yang ada di dalamnya.

“Berbagai sample makanan sudah kami uji, seperti pacco, dangkot, sosis, somai, dan sebagainya. Tapi kami belum menemukan adanya bahan pengawet seperti formalin dan zat pewarna berbahaya seperti rhodamin dalam makanan yang kami jadikan sample,” jelas Hartati.

Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap makanan yang dijajakan para pedagang. Dia juga meminta kepada warga agar menjadi konsumen yang cerdas sebelum membeli makanan dan minuman.

ADVERTISEMENT

“Hindari membeli makanan yang sangat mencolok warnanya, sebab bisa jadi makanan itu dibuat dengan pewarna tekstil. Selain itu perhatikan juga tekstur, bau dan rasanya yang terpeting jangan tergiur dengan harga murah,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Kesling dan Kesjaor Dinas Kesehatan Palopo, Ceria Amalia mengatakan, berdasarkan pantuan, para pedagang kurang memperhatikan kebersihan barang dagangan mereka.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

“Walaupun bebas formalin sejauh ini, tapi banyak dari pedagang belum menutup jajanan mereka. Jadi, debu bisa hinggap di makanan yang mereka jual,” imbuhnya. Olehnya itu, dia meminta pedagang untuk terus memperhatikan kebersihan makanan dagangan mereka.

“Setiap kami singgah ke pedagang, kami selalu memberikan pengertian agar mereka mau memperhatikan kebersihan makanan yang mereka jual,” pungkasnya. (liq)

ADVERTISEMENT