Kepsek yang Dilaporkan Cawabup Luwu Ternyata Ketua PGRI, Ia Mengaku Dijebak

2413
ilustrasi

BELOPA — Kepala SMP 1 Padang Sappa, Nurhasan, angkat bicara terkait dengan laporan kuasa hukum calon wakil bupati Luwu, Syukur Bijak ( SBJ), ke Mapolres Luwu, kemarin.

Nurhasan yang juga Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI) Luwu itu mengaku dijebak melalui rekaman suara.
Dia menceritakan di salah satu warung kopi, seseorang di meja lain bercerita panjang lebar soal Syukur Bijak.

” Lalu saya ikut menimpali dan menanggapi. Ternyata itu yang direkam dan diperdengarkan ke orang. Keluarga juga. Sementara, suara orang yang pertama dipotong. Terus- terang saya merasa dijebak dan disetting dalam kasus ini,” katanya saat dihubungi, Rabu ( 09/05).

Dia mengaku tidak ada sedikitpun niatnya untuk menjelek- jelekkan Syukur Bijak. Malah kata Nurhasan, dia kagum dengan pribadi SBJ yang disebutnya tegas dan punya komitmen.

” Tidak mungkin saya mengucapkan seperti itu. Intinya saya hormat dan kagum kepada SBJ yang pernah menjabat Wakil Bupati Luwu,” ujarnya.

Atas pelaporan tersebut, Nurhasan mengaku menghargai proses hukum.
” Saya akan jelaskan nanti bagaimana kronologisnya secara lengkap,” katanya. ( eca)