Kunjungi Asrama Mahasiswa di Makassar, Bupati Luwu Kutip Pesan Raja Bone : Naikkan yang Hanyut, Tegakkan yang Rebah

786
Bupati Luwu Basmin Mattayang saat meninjau asrama mahasiswa di Makassar. (Foto : Kominfo Luwu)
ADVERTISEMENT

LUWU — Bupati Luwu Basmin Mattayang menggelar pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Pangdam XIV Hasanuddin, dan Kapolda Sulawesi Selatan. Dalam pertemuan tersebut mereka membahas insiden korban kerusuhan dari pihak mahasiswa Luwu dan Bone.

Dalam pertemuan itu Bupati Luwu meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap oknum yang melakukan penyerangan. Dia juga mengimbau kepada seluruh mahasiwa Luwu maupun Bone untuk tidak terprovokasi dengan adanya isu yang beredar di ruang-ruang medsos yang akan memecah belah kedua belah pihak.

Pasca pertemuan terrsebut Bupati Luwu bergegas mengunjungi korban mahasiswa, Muhammad Abdullah Said yang terbaring di rumah sakit pelamonia Makassar dan juga memberikan sumbangan kepada Korban.

Setelah mengunjungi korban, Bupati Luwu yang didampingi Sekretaris KNPI Sulawesi Selatan Surahman Batara dan Sekjend IPMIL Arman Pasande menyasar seluruh Asrama Luwu di Makassar. Dalam silaturahminya, Bupati Luwu berjanji bakal merenovasi asrama Ipmil Jalan Sungai Limboto.

ADVERTISEMENT

“Saya sudah meminta kepada dinas Perkim Luwu agar asrama mahasiswa Ipmil di Jalan Sungai Limboto Makassar untuk diperbaiki,” kata Bupati Luwu dua periode itu.

Dalam kunjunganya dengan Mahasiswa, Bupati Luwu juga mengingatkan pentingnya menjaga pesan leluhur pendahulu yaitu Makkedai Arumpone (Berkata Raja Bone) : Mali siparappeki, mareba sipatokkokki, dua atau seddi puang. Gauku Luwu gau’na Bone, manguruja-manguru deceng (Kita naikkan yang hanyut, kita tegakkan yang rebah. Dua rakyat satu raja, tindakan Luwu tindakan Bone, sama-sama menanggung buruk baiknya).

“Maksudnya, kita bantu bagi yang membutuhkan bantuan, rakyat dan raja Bone bersatu dengan rakyat dan raja Luwu dalam menghadapi segala tantangan,” pungkasnya. (hwn/liq)

ADVERTISEMENT