Kunjungi Stand Lutim di Pameran Sulsel Craft 2022, Budiman: Dekranasda Lutim Agar Bisa Wadahi Produk Kerajinan Lokal

32
Bupati Luwu Timur (Lutim), H. Budiman bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lutim, Hj. Sufriaty, menyambangi stand Dekranasda Lutim pada pameran Sulsel Craft 2022 di Hotel Four points By Sheraton Makassar, Selasa (7/6/2022).
ADVERTISEMENT

MALILI–Bupati Luwu Timur (Lutim), H. Budiman bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lutim, Hj. Sufriaty, Kepala Disdagkoprinum, Senfry Octavianus dan Kepala Bidang Perindustrian, H. Hasiming menyambangi stand Dekranasda Lutim pada pameran Sulsel Craft 2022 di Hotel Four points By Sheraton Makassar, Selasa (7/6/2022).

Kunjungan orang nomor satu di Lutim ini guna memberikan spirit dan dukungan kepada pengurus Dekranasda Lutim yang ikut berpartisipasi pada pameran berbagai produk-produk unggulan dari Kabupaten Lutim.

Di sela-sela kunjungannya, Bupati Budiman berharap agar Dekranasda Lutim bisa meningkatkan produk kerajinan dan mendorong usaha para pengrajin dalam hal ini Industri Kecil Menengah (IKM). “Semoga Dekranasda Lutim bisa menjadi wadah dalam membantu mempromosikan produk-produk kerajinan para pengrajin dalam pameran Sulsel Craft 2022 ini,” harap Budiman.

Bupati Lutim juga berharap dengan adanya Dekranasda Lutim bisa menjadi gagasan terbaik dalam berkolaborasi bersama para pengurus maupun para pengrajin yang ada di Luwu Timur.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, KetuaDekranasda Lutim, Hj. Sufriaty Budiman menghadiri acara Rapat Kerja (Rakerda) Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan tema “Membangkitkan IKM Pasca Pandemi Covid-19”, di Hotel Four Points By Sheraton Makassar, Selasa (07/06/2022).

Dewan Kerajinan Nasional sekaligus anggota Bidang Manajemen Usaha, Tri Reni Budiharti dalam paparannya mengatakan bahwa, sesuai tupoksi Dekranas yang tercantum dalam anggaran dasar rumah tangga dengan tujuan mensejahterakan para pengrajin dan industri kerajinan yang sudah lama berkembang sebagian besar dari produk IKM kecil dan menengah.

“Dengan adanya para pengrajin dapat memanfaatkan bahan baku sekitar dengan membuat berbagai macam kerajinan meskipun kerajinan yang sangat sederhanan tetapi merupakan industri kecil kerajinan,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa, terdapat 5 kegiatan ekonomi yang memanfaatkan keterampilan tangan berbasis budaya/kearifan lokal antara lain; bahan baku, proses, teknologi, inovasi, dan produk. “Ini penting sekali terkhususnya inovasi dan zaman akan terus berubah, produk-produk akan berubah sehingga perlu untuk melakukan inovasi baik dari desain, teknologi dan bahan baku,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sulsel, H. Ahmadi Akil berharap kepada 11 OPD terkait untuk masuk dalam kepengurusan Dekranasda, sehingga program kerja Dekranasda tereksekusi setiap tahunnya. “Jadi harapan kita dengan menghadirkan 11 OPD wajib hukumnya masuk dalam kepengurusan Dekranasda yang tentunya mempunyai misi yaitu menjadi lembaga yang handal untuk mendukung kemandirian ekonomi Indonesia,” jelasnya.

Ahmadi Akil yang juga sebagi Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Sulsel menekankan, Dekranasda harus hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai partner kerja pemerintah daerah, sehingga membantu pemerintah daerah dalam mensejahterakan masyarakat. Dan di tahun 2023 mendatang Provinsi Sulsel akan menjadi tuan rumah dalam pameran Inacraft 2023 di Jakarta. “Dengan adanya pameran Inacraft 2023 nantinya dapat memamerkan 5 produk kerajinan unggulan dari setiap kabupaten/kota dan juga menampilkan musik daerah,” kata H. Ahmadi Akil. (***)

ADVERTISEMENT