Lebih Dekat dengan Direktur Pasca Sarjana IAIN Palopo, DR Zuhri Abu Nawas, Jebolan Al Azhar, Pernah Jadi Guide Haji

816

DR HM Zuhri Abu Nawas, Lc, MA,  bukanlah orang baru di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo. Sebelum menjabat sebagai Direktur Pasca Sarjana IAIN Palopo, Lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir itu pernah menjabat sebagai Wakil Dekan bidang Akademik, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Palopo sejak tahun 2015 hingga 2019.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/7/2019), Zuhri mengatakan butuh kerja keras dalam mengelola pasca sarjana IAIN Palopo. “Alhamdulillah, teman-teman dan para staf bisa membantu saya, sehingga lebih mudah dalam menjalankan Pasca Sarjana ini,” jelasnya.

Tak banyak yang tahu, rupanya pria berkacamata itu pernah menjadi guide Haji/Umrah di dua perusahaan haji yang berbeda. “Pengalaman paling mengesankan saat menjadi guide haji. Terkesan, sebab saya bisa beribadah sekaligus bekerja. Tak ada yang melebihi nikmat Allah dalam hidup,” ungkap pendiri alumni dan keluarga As’adiyah Kairo, Mesir ini.

Istimewanya, saat ia menjadi guide haji pada tahun 1991, Zuhri kebagian melayani presiden Indonesia, Soeharto dan keluarganya serta sejumlah pejabat setingkat menteri. Juga ada ustad kondang, Zainuddin MZ, Rhoma Irama serta Bob hasan. ” Sangat bangga dekat dengan mereka. Selama ini presiden dan pejabat Indonesia hanya dilihat di televisi. Saat itu, saya langsung bersama mereka di Tanah Suci,” ujarnya.

Walaupun mempunyai ilmu yang tinggi, tidak lantas membuat Zuhri tinggi hati. Baginya, ilmu yang bermanfaat lebih baik dari dunia beserta isinya. Olehnya itu, pria yang murah senyum itu tidak sungkan jika ada mahasiswa yang mengajaknya diskusi. “Salah satu keunggulan ilmu dibanding harta adalah jika kita membagi ilmu, ilmu itu tidak akan berkurang. Bahkan bisa bertambah ilmu kita. Beda dengan harta, akan berkurang jika kita memberikan kepada orang lain,” pesannya.

Dia berharap, Pasca Sarjana IAIN yang dia nakhodai saat ini dapat lebih baik kedepannya. Sehingga, Mahasiswa Palopo tidak lagi ke Makassar jika ingin melanjutkan pendidikan ketingkat lebih tinggi. “Harapan kami tentu, Pasca Sarjana dapat lebih baik kedepan dan menjadi tujuan mahasiswa yang ingin melanjutkan ke jenjang S2,” pungkasnya.

Diketahui, Pasca Sarjana IAIN Palopo membuka tiga program pendidikan yakni Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam dan Hukum Islam. Dari tiga prodi ini yang paling banyak peminatnya adalah Manajemen Pendidikan Islam. Sebab, orientasinya adalah untuk menjadi kepala sekolah dan pimpinan di lembaga pendidikan. (liq/adn)