Meningkat Signifikan, Pasien Positif Corona di Luwu Timur Capai Angka 267 Orang

221
ADVERTISEMENT

MALILI – Kasus pasien positif corona di Kabupaten Luwu Timur, meningkat signifikan jika dibangdingkan dengan sehari sebelumnya.

Betapa tidak, terdapat 66 kasus baru pasien dinyatakan positif terjangkit virus corona di Bumi Batara Guru, dengan begitu saat ini tercatat sudah ada sebanyak 267 pasien yang dinyatakan positif corona di Luwu Timur.

ADVERTISEMENT

Kendati demikian, angka pasien yang dinyatakan sembuh dari corona di wilayah tersebut juga mengalami peningkatan. Data terbaru sebanyak 11 orang pasien yang dinyatakan sembuh dari wabah virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut.

Data tersebut, berdasarkan data yang dilansir dari laman resmi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Luwu Timur, Rabu (3/6/2020).

ADVERTISEMENT

“Hari ini ada penambahan kasus baru lagi sebanyak 66 kasus, dan Alhamdulillah bertambah juga yang sembuh sebanyak 11 orang,” kata Juru Bicara Tim GTPP Lutim, Masdin.

Masdin merincikan, peta sebaran pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona, masing-masing Kecamatan Malili 1 orang, Wasuponda 3 orang, Towuti 7 orang.

Sedangkan kasus baru positif tersebut berasal dari Kecamatan Malili 2 orang, Wasuponda 4 orang, Nuha 42 orang, dan Kecamatan Towuti 18 sebanyak orang.

Sementara, untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 48 orang, 22 dalam pengawasan, 18 dinyatakan selesai pengawasan dan meninggal sebanyak 4 orang.

Kemudian untuk kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 381 orang, 48 proses pemantauan dan 333 selesai pemantauan, sementara untuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 769 orang, 388 orang dalam proses pemantauan dan 381 dinyatakan selesai dalam proses pemantauan.

“Kita patut apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada tim medis atas dedikasinya yang telah menangani pasien positif covid-19 hingga sembuh,” terang Masdin.

Menurutnya, menjadi tenaga medis adalah pekerjaan yang tidak gampang, apalagi dalam memerangi sebuah wabah, sebagian dari mereka rela tidak bertemu keluarga berhari-hari bahkan berminggu-minggu demi memerangi virus corona dan menyelamatkan pasien-pasiennya.

“Untuk itulah, tak bosan-bosannya kami selalu mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, mengingat penyebaran virus corona di Luwu Timur semakin meningkat,” tegas Masdin. (ikp/Sya)

ADVERTISEMENT