Muscab Zona III di Palopo, Azhar Arsyad: PKB Akan Berjuang Bersama Agar Provinsi Luwu Raya Terbentuk

82
ADVERTISEMENT

PALOPO–Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan turut berjuang dalam mendukung pemekaran Provinsi Luwu Raya.

Pernyataan dukungan tersebut ditegaskan Ketua DPW PKB Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad, Sabtu 13 Maret 2021, saat pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB se-Sulawesi Selatan Zona III yang dipusatkan di kediaman Bang Yos, Jalan Andi Pangerang, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, kota Palopo, Sabtu (13/3/2021).

ADVERTISEMENT

“PKB akan berjuang supaya (Provinsi) Luwu Raya ini terbentuk,” tegas Azhar disambut tepuk tangan ratusan kader PKB yang memadati acara.

Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel menyebut, partainya mengusung politik kesejahteraan.

ADVERTISEMENT

Atas dasar tersebut, PKB mendukung pemekaran Luwu Raya menjadi Provinsi baru, yang sudah bertahun-tahun dicita-citakan masyarakat di wilayah ini.

Provinsi Luwu Raya ini nantinya meliputi wilayah kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Luwu Timur.

“Luwu Raya tidak cukup tunggu belas kasihan dari orang-orang Sulsel, mari bersama bahu-membahu (mewujudkan Luwu Raya), kita harus bergerak bersama, jangan tunggu hadiah jatuh dari langit,” tandas Azhar.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Palopo yang kembali terpilih Dahri Suli mengatakan, apa yang disampaikan Ketua DPW adalah pemacu semangat agar Wija To Luwu tak kendor dalam menyuarakan keinginan sebagian besar rakyat di Tana Luwu tersebut.

“Pernyataan pak ketua (Azhar) merupakan suplemen bagi kita semua mewujudkan cita-cita kita, maka dari itu, kami tentu mengapresiasi dan berharap dukungan politik semua pihak, bersama masyarakat, untuk mewujudkan impian tersebut,” paparnya.

Senada, Ketua DPC PKB Luwu Utara, Riswan Bibbi juga mengapresiasi pernyataan Azhar.

“Kita semua tahu Luwu Raya sudah lama didambakan masyarakat, mari berjuang bersama PKB mewujudkannya, kalau bukan kita siapa, dan kalau bukan sekarang kapan lagi,” ujar Riswan, yang juga anggota DPRD Luwu Utara.

(*)

ADVERTISEMENT