Sampah di Perumnas Rampoang Berserakan, Kadis DLH Palopo Sebut Kesadaran Warga Rendah

195
Sampah di Perumnas Rampoang Palopo berserakan. (Foto : Ayub Sadega)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Sampah menggunung terlihat di Jalan Kasuari, Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Selasa (22/2/2022). Selain tak enak dipandang mata, sampah itu juga mengeluarkan bau busuk yang sangat meresahkan warga sekitar.

Kontainer yang telah disiapkan tak mampu lagi menahan volume sampah yang begitu besar. Sehingga, sampah tersebut berserakan di sisi kontainer. Hal ini tentu merusak keindahan daerah itu.

Salah seorang warga, Rahmat Rian Risal mengatakan, sejak beberapa hari, sampah tersebut tak pernah diangkut petugas berwenang. “Beberapa hari ini saya lewat, volume sampah selalu bertambah. Mungkin memang belum diangkut sama petugas,” jelas mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Palopo itu.

Hal tersebut juga dibenarkan warga lain, Ramli. Dia mengatakan beredar info jika salah seorang petugas pengangkut sampah sakit, sehingga pengangkutan sampah di daerah tersebut terganggu.

ADVERTISEMENT

“Kabarnya, sopir truk sampah sakit. Jadi, sampah ini belum diangkut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo, Hj Sitti Baderia menepis kabar sampah bahwa di daerah tersebut berhari-hari tak diangkut.

“Kontainer sampah di Perumnas Rampoang setiap hari diangkut. Pagi diangkut, siangnya sudah penuh,” jelas Sitti Baderia saat dihubungi Koran Seruya.

Dia mengatakan, sampah berserakan di sekitar kontainer itu lantaran warga yang membuangnya. Mereka enggan untuk membuang sampahnya di kontainer yang telah disiapkan.

“Laporan ini telah kami teruskan. Tidak benar bila tiga hari sampah itu tak diangkut. Kami juga sudah teruskan ke bidang kebersihan. Warga sekitar yang membuang sampah di luar kontainer. Padahal kami sudah menyediakan tempat,” jelasnya.

“Kejadian ini terjadi sudah terjadi di beberapa tempat, jadi tidak hanya di Perumnas Rampoang saja. Seharusnya warga memperhatikan tempat yang disediakan untuk membuang sampah agar tidak berserakan di luar,” sambungnya.

Untuk itu, dia meminta warga agar meningkatkan kesadaran mereka dalam hal membuang sampah pada tempatnya. “Kemudian kesadaran warga untuk memasukkan sampah dalam kontainer masih rendah. Mereka seenaknya membuang sampah di luar,” pungkasnya. (ayb/liq)

ADVERTISEMENT