Sebelum Tenggelam, Pelaut Asal Luwu Masih Sempat Ajak Kenalannya Belanja di Minimarket

6675

BELOPA–Keluarga Rizal Zulkarnain, pelaut asal Desa Sarurang, Rumaju, Kecamatan Bajo, Luwu, masih menunggu jenazah korban tiba di  rumah duka.

Jika tidak ada halangan, jenazah Rizal  diperkirakan tiba di kampung  halamannya, Jumat (6/12/2019).

Diberitakan sebelumnya, pelaut  asal Luwu ini tewas tenggelam saat memperbaiki baling-baling kapalnya yang rusak, Selasa (3/12/2019) lalu. Jasadnya ditemukan pada Kamis (5/12/2019) dini hari.

Informasi dihimpun KORAN SERUYA, sehari sebelum Rizal Zulkarnain (25), ABK Trans Power 165 Jakarta yang tenggelam di tepian Sungai Barito, almarhum lebih banyak diam seribu bahasa.

Ungkapan itu disampaikan salah satu ABK Trans Power 165 Jakarta, rekan kerja korban, Brayen Sambuaga, asal Manado,i di tempat kejadian. perkara.

Ditambahkanya, selama ini almarhum orangnya selalu ceria dan senang bergaul dengan sesama ABK.

“Pada saat menyelam dan melepas tali yang melilit di baling-baling tugboat, almarhum juga ikut terjun ke sungai, melepas lilitan tali di baling-baling itu,”jelasnya dilansir dari Banjarmasinpost.

Keterangan yang sama diungkapkan oleh Gladis (27),  kenalan  almarhum di Banjarmasin.

Menurutnya, beberapa jam sebelum almarhum tenggelam, dia sempat diajak ke alfamart dan dibelikan rokok dan lain-lain.

“Saya kaget almarhum tenggelam dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Gladis.

Korban Rizal Zulkarnain alias Rizal tenggelam saat tugboat sandar samping Dermaga Feri penyebrangan Banjar Raya, Jalan Barito Hilir, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.

Korban adalah warga Desa Sarurang RT 04/004 Kel.Desa Rumaju, Kec.Bajo, Sulsel, Jabatan Chief officer. (Iys)