Silaturahmi KAHMI Palopo, Abang Fauzi Minta Kader HMI Ukir Sejarah, Baharman Harap Ciptakan SDM Unggul

130
Silaturahmi KAHMI Palopo. (Dok. KAHMI Palopo)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Majelis Wilayah atau MW Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Kahmi menggelar silaturahmi dengan majelis daerah (MD) KAHMI Kota Palopo, Kamis 3 Maret 2022.

Pertemuan yang digelar di Kafe Switness Palopo itu dihadiri Presidium MW KAHMi SulSel, Muhammad Fauzi, Ketua MD KAHMI Palopo, Baharman Supri, serta beberapa Kader HMI Cabang Palopo.

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan itu para Alumni dan beberapa Kader HMI Cabang Palopo, melakukan dialog. Muhammad Fauzi, yang juga merupakan Anggota DPR RI dalam dialog itu menyampaikan kepada seluruh Kader HMI Cabang Palopo, agar tidak terlena dengan gerakan-gerakan yang pernah dilakukan HMI dimasa lalu dalam berkontribusi di bangsa ini.

Suami Bupati Luwu Utara itu mengatakan kader jangan bangga dengan kejayaan HMI di masa lampau. Sebab, yang mengukir sejarah kejayaan HMI ialah para senior. Saat ini, kader HMI harus mengukir sejarahnya sendiri dalam membangun bangsa.

Selain itu dia mengungkapkan kalau dirinya ingin melihat HMI melahirkan Kader yang bisa memimpin bangsa ini

Dia berharap, ada kader HMI bisa mempimpin Negeri ini. Abang Fauzi bahkan yakin kader HMI dan KAHMI ingin melakukan sebuah kebaikan untuk negeri dan bangsa Indonesia.

Untuk itu, Dia mengajak semua kader agar membuat sejarah yang dapat membanggakan HMI dan Kahmi kedepan.

Sementara itu, Ketua Kahmi Kota Palopo, Baharman Supri meminta kepada kader HMI agar terus mencetak SDM yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim, perubahan era baru dan penggunaan teknologi yang memungkinkan bertambahnya pengangguran jika hanya mengandalkan ijazah Formal.

“Pendidikan Non Digri adalah salah satu bentuk tantangan adik-adik Mahasiswa saat ini, misalnya ada seorang anak yang hanya belajar di medsos bisa terbangkan Helikopter buatan sendiri di Pinrang. Ada juga seseorang hanya belajar sendiri di media sosial bisa dengan percaya diri berbahasa di TV media sosial dengan fasih hingga delapan bahasa internasional,” jelas Baharman Supri.

Menurut anggota DPRD Palopo itu, hal ini adalah ancaman baru bagi alumni kampus. Untuk dia meminta agar mahasiswa bisa mengembangkan bakat dan skill yang mereka miliki agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dalam diskusi dua arah, ada peserta yang menyarankan agar Kahmi melakukan gerakan kebutuhan yang produktif pada semua sektor. Selain itu, para peserta menyampaikan aspirasi mereka agar Tana Luwu segera dimekarkan menjadi provinsi. Isu pemekaran provinsi Tana Luwu memang sering sekali dikumandangkan.

Hanya saja, isu tersebut selalu terbentur dengan moratorium daerah otonomi baru.

Dalam kegiatan itu, Muhammad Fauzi memberi Bantuan stimulus kepada kader HMI Dipo dan MPO untuk kontrakan sekretariat Rp 5 juta dan sumbangan satu Buah laptop untuk KAHMI Palopo.

“Insya Allah pada momen berikutnya kita perbanyak silaturahmi seperti ini untuk berbagi informasi. Terutama informasi dari Tokoh yang dekat dengan kekuasaan di pusat. Setidaknya kita bisa membedakan mana yang hoaks dan mana yang legal jika berkaitan dengan kebijakan Negara,” pungkas Ketua KAHMI Palopo. (liq)

ADVERTISEMENT