PALOPO – SMPN 5 Palopo terus melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Tidak hanya menyasar peserta didik, upaya ini juga dilakukan ditingkat pengajar.
Terakhir, SMPN 5 Palopo melakukan workshop untuk meningkatkan kompetensi guru dengan tema Integrasi Literasi dan Numerasi dalam Pembelajaran.
Kegiatan itu dilaksanakan, Jumat 14 Februari lalu. Kegiatan ini juga untuk menguatkan keterampilan literasi dan numerasi di kalangan para pengajar.
Dalam kegiatan ini, pihak sekolah mendatangkan guru penggerak dari SMPN 14 Palopo untuk menjadi pemateri. Ia menyampaikan materi tentang cara mengintegrasikan literasi dan numerasi dalam pembelajaran sehari-hari.


Sehingga dapat membentuk peserta didik yang lebih kritis dan terampil dalam berpikir.
Kepala SMPN 5 Palopo, Aripin Jumak mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung pengembangan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin maju.
Ia berharap setelah mengikuti workshop ini, para guru bisa mengaplikasikan hasilnya di kelas, sehingga siswa dapat memperoleh pembelajaran yang lebih efektif dan menyeluruh.
“Para peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi dalam proses pembelajaran,” katanya.
Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi para guru untuk memperdalam pemahaman mereka.
Melalui workshop ini, SMPN 5 Palopo berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan profesionalisme guru demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan inovatif bagi para siswa. (Sal/Nad)