Tetap Tak Kuorum, DPRD Palopo Paksakan Rapat Paripurna

700
DPRD Palopo menggelar rapat paripurna meski dalam keadaan tidak kuorum, Rabu (20/3/2019)

PALOPO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo tetap ngotot melaksanakan rapat paripurna meski dalam kondisi tidak kuorum, Rabu (20/3/2019).

Rapat dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Pansus Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 sekaligus penetapan kesepakatan bersama itu sedianya dilakukan pada pukul 10.00 Wita.

BACA JUGA :Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Palopo Ditunda

Hingga pukul 11.30 Wita, dari 25 anggota DPRD Palopo, hanya 10 yang hadir dari minimal kehadiran 15 orang untuk dinyatakan kuorum. Karena dianggap tidak kuorum sesuai Peraturan Nomor 2 tahun 2018 tentang Tata Tertib, pimpinan DPRD Islamuddin memutuskan untuk menunda rapat ke pukul 15.00 Wita di hari yang sama.

Dari pantauan Koranseruya.com, rapat yang sempat ditunda kembali kembali molor. Salah satu penyebabnya ialah karena tak kuorumnya jumlah anggota DPRD yang hadir. Rapat baru dimulai sekitar pukul 16.00 Wita.

Sekretaris DPRD Palopo, Amirullah Yuni nampak keluar masuk ruang komisi untuk memanggil para wakil rakyat sambil menelfon yang lain. Sekwan kemudian melaporkan ke pimpinan DPRD bahwa sudah kuorum dan rapat bisa dilanjutkan.

Wakil walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso bersama pejabat lainnya juga nampak menghadiri rapat. “Berdasarkan laporan kehadiran anggota dewan sebanyak 15 orang. Sehingga sesuai Peraturan Nomor 2 tahun 2018 tentang Tata Tertib dinyatakan kuorum. Rapat saya buka dan terbuka untuk umum,” kata wakil ketua I DPRD Palopo, Hj Hasriani sambil mengetuk palu sebanyak tiga kali.

BACA JUGA :Bukan Andi Ici, Thoriq Husler All Out Menangkan Abdillah Natsir

Wartawan sempat mempertanyakan bahwa rapat belum kuorum. Namun sekwan berkilah bahwa satu anggota DPRD Palopo dalam perjalanan menuju ruang rapat. Hanya saja, hingga rapat ditutup, jumlah anggota DPRD Palopo yang hadir hanya 14 orang.

Mereka yang hadir diantaranya Hasriani, Islamuddin, Zubir Surasman, Idaria, Steven, Herawati, Hendri Galib, Bakri Tahir, Nureny, Abdul Rauf, Budiman, Abdul Jawad, Budirani dan Megawati.

Sementara yang lainnya seperti Dahri Suli, Misbahuddin dan Hamka Pasau menghadiri agenda partai di Pinrang. Alfri Jamil umroh, dan Muh Idris sakit. Ketua DPRD, Harisal A Latief juga sedang melakukan dinas di luar kota. Di luar nama itu ada Marigallang, Hasriyanti, Herman Wahidin, Angga Bantu dan Oktovianus. Mereka ini tak ada kabar meski sudah dihubungi pihak sekretariat.

Sebelum rapat ditutup, Wawali Palopo, Rahmat Masri Bandaso dan Wakil Ketua I DPRD, Hasriani melakukan penandatangan secara bersama penetapan ranperda RPJMD menjadi perda. Penetapan ini memang mendesak, karena jika melewati batas yang sudah ditentukan, sanksi tak gajian bagi anggota DPRD Palopo selama 3 bulan menanti. (asm)