PALOPO — Pada pemilu legislatif 2014 lalu, tujuh anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Sulsel berhasil duduk di Senayan. Golkar berhasil meraih dua kursi melalui Andi Fauziah dan Markus Nari. Lima partai lainnya berbagai satu kursi. Masing-masing Bahrum Daido (Demokrat), Abubakar Wasahua (PPP), Amran (PAN), Luthfi A Mutty (Nasdem) dan Felicitas Tallu Lembang (Gerindra).

Pada pileg 2019 mendatang, pertarungan makin ketat. Caleg kini tinggal punya waktu beberapa bulan sebelum hari H, April mendatang. Dari ketujuh anggota DPR RI Dapil 3 itu, hanya Markus Nari dari partai Golkar yang tak maju lagi di pileg 2019. Hanya saja, mundurnya Markus Nari, bukan berarti peluang Andi Fauziah untuk duduk kembali bakal mudah.

Ada beberapa pendatang baru yang siap menduduki kursi empuknya. Misalnya, Muhammad Fauzi. Caleg no 7 Partai Golkar itu adalah suami dari Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Pada pileg lalu, Abang begitu dia akrab disapa maju lewat partai Gerindra dan berhasil meraih 30-an ribu suara. Selain Abang ada sejumlah nama yang juga patut diperhitungkan seperti Muhammad Natsir, Emir Baramuli dan lainnya. Di partai Nasdem, dibanding pileg lalu, pertarungan makin ketat.

Salah satu sosok yang menjadi perhatian adalah mantan Bupati Sidrap, Rusdi Masse. Kemudian sederet nama istri-istri pejabat seperti Hayarna Basmin (istri bupati Luwu terpilih), dr Anni Nurbani (istri wakil bupati Lutim), Eva (istri wakil bupati Toraja Utara) dan lainnya. Lutfi A Mutty sebagai caleg petahana tentu harus bekerja keras.

Kemudian di Partai Gerindra. Felicitas yang menjadi masuk DPR RI lewat Pergantian Antar Waktu (PAW) bakal bersaing dengan sejumlah tokoh. Seperti mantan Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, mantan Bupati Enrekang, Latinro Latunrung dan Andi Tenrikarta istri dari Bupati Luwu, Andi Mudzakkar.

Di Demokrat, Bahrum juga tak boleh lengah. Pada pileg mendatang, ia bakal berhadapan dengan sejumlah tokoh senior dan pendatang baru. Rival Bahrum, Andi Timo Pangerang kembali maju. Termasuk mantan Bupati Toraja, Sorring. Pendatang baru yang juga punya peluang adalah Muhammad Devy Bijak Pawindu, putra dari Wakil Bupati Luwu terpilih, Syukur Bijak.

Sementara di PAN, suara Amran di Enrekang bakal digerus oleh putra Bupati Enrekang, Mitra Fachruddin yang juga maju di DPR RI. Dia juga akan bersaing dengan mantan balon Bupati Luwu, Bukhari Kahhar Mudzakkar. Di PPP, Abu Bakar Wasahua bakal bersaing sengit dengan salah satu pendatang baru yakni Darwis Ismail. Diketahui, Darwis adalah kontraktor yang bergerak di persenjataan untuk TNI. Siapa diantara anggota DPR RI yang oppo dan tersingkir? Rakyat yang akan menentukan pada 2019 mendatang. (adn)