238 Siswa SMPN 8 Palopo Ikuti USBN-BK

476
ADVERTISEMENT

PALOPO – Sebanyak 238 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Palopo mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBN-BK), kegiatan ini dilaksanakan sejak Senin (1/4/2019) hingga 10 April 2019.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Salah satu guru SMPN 8 Palopo, Agus mengatakan, pada hari ketujuh pelaksanaan USBN-BK berjalan lancar, hanya saja ada beberapa kendala dalam pelaksanaan ujian di sekolahnya.

Kendala tersebut seperti kurangnya tegangan listrik serta ketersediaan komputer dan laptop yang mengakibatkan pihak sekolah harus meminjam laptop kepada guru dan siswa.

“Listrik kadang turun, pengaruh ini terjadi akibat kurangnya tegangan listrik dan dapat mempengaruhi siswa dalam mengerjakan soal,” ujar Agus.

ADVERTISEMENT

Dia menjelaskan, mengenai penyediaan komputer, pihak sekolah menyediakan sebanyak 56 unit komputer. “Total komputer sebanyak 136 unit h, pihak sekolah hanya memiliki sebanyak 56 unit komputer. Dan sebanyak 80 kami pinjam kepada siswa dan guru,” katanya.

Pelaksanaan ujian ini sendiri menggunakan 3 ruangan dan dibagi menjadi 3 sesi. “Jadwal ujian kita bagi menjadi 3 sesi, setiap sesi terdiri dari 2 jam. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WITA, sesi kedua pukul 10.00 WITA dan sesi ketiga pukul 13.30 WITA,” tuturnya.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Ia mengatakan, usai ujian sekolah ini, pihak sekolah membutuhkan kerjasama dengan orang tua siswa untuk persiapan menghadapi ujian nasional yang akan diadakan pada tanggal 22 April mendatang.

“Harus ada kerjasama dari orangtua siswa, yang paling penting untuk mengawasi anaknya agar tidak keluar malam, agar dapat mengikuti ujian nasional nantinya,” kata Agus

Kendati demikian, Agus mengutarakan bahwa pihak sekolah tetap mengantisipasi segala kemungkinan yang menjadi penunjang kegiatan ujian.

Ia pun berharap, ada bantuan lagi dari pemerintah untuk pengadaan komputer, agar pihak sekolah tidak meminjam lagi kepada guru dan siswanya. (wah/liq)

ADVERTISEMENT