Pencegahan Corona Disosialisasi Dinkes Palopo, Datangkan Pemateri dari Makassar

106

PALOPO–Langkah preventif jauh-jauh hari dilakukan Pemerintah Kota Palopo dalam mencegah berjangkitnya virus berbahaya, Covid-19 yang trendy dengan nama virus Corona.

Untuk itu, kegiatan sosialisasi dilakukan Dinkes Palopo di Hotel Harapan, dengan menghadirkan pemateri Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Makassar, dr Darmawali Handoko, M.Epid, Kamis 12 Maret 2020.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Puskesmas sekota Palopo, paramedis serta stakeholder kesehatan dimana acaranya dibuka resmi Walikota Palopo yang diwakili oleh Asisten III, dr Dr Ishak Iskandar dan turut dihadiri Kabid P2P Dinkes Palopo, Juita Nuryadin.

Dalam sambutan Walikota Palopo melalui dr Ishak, dikatakan bahwa Palopo terus mewaspadai dan melakukan upaya preventif dengan melakukan sosialisasi terkait pencegahan, antisipatif, serta upaya persiapan jika seandainya ada pasien yang terdeteksi dengan menyiapkan rumah sakit khusus (rujukan) dengan fasilitas lengkap bagi penderita.

“Ada dua hal yang kita lakukan, aksi pencegahan dan rencana penanganan,” kata Ishak Iskandar.

Ia merinci dua hal itu, pencegahan lewat sosialisasi intensif tentang pencegahan Corona dan rencana penanganan, jika nanti ada pasien suspect Corona, caranya dengan mendorong RSUD Sawerigading sebagai rumah sakit rujukan yang sudah menyiapkan fasilitas pendukungnya.

Dalam kesempatan itu, walikota lewat narasi yang dibacakan mantan Kadis Kesehatan itu juga disampaikan, agar masyarakat jangan terlalu mudah panik, tetap berdoa serta jangan ikut menyebarluaskan informasi sesat alias hoaks terkait Corona.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang, banyak berdoa dan tidak malah ikut menjadi penyebar berita hoaks terkait Corona, suasana yang kondusif dibutuhkan agar penangananya juga bisa lebih terarah dan efektif,” urai dr Ishak dalam kegiatan bertajuk “Sosialisasi dan Advokasi Virus Corona Dalam Rangka Kesiapsiagaan Terhadap Ancaman Covid-19 di Kota Palopo”.

dr Darmawali Handoko M.Epid dalam kesempatan itu memaparkan materi berjudul Pedoman Kesiapsiagaan menghadapi Corona Virus Disease (Covid-19).

Dokter Koko, nama panggilan akrab sang pemateri yang juga Kepala KKP Kelas I Makassar menyebut, jika virus Corona adalah virus yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya asal kita tahu cara menghindarinya, dan upaya pencegahannya.

“Semua penyakit tidak berbahaya, asalkan kita tidak terkena penyakit itu,” gurau Dokter Koko, yang tampil humoris dan memukau dengan ilmu tentang Corona yang dibagikannya kepada peserta sosialisasi ini.

Dokter yang memiliki keahlian di bidang epidemi itu memapar soal langkah-langkah yang harus dilakukan baik pencegahan maupun penanganan penyakitnya.

Bukan hanya itu, sejumlah asumsi dan hoaks terkait Corona juga disampaikan, misalnya jahe, kunyit, kurkuma, ginseng dan sejumlah minuman yang dipercaya bisa mencegah atau bahkan menyembuhkan Corona.

“Jahe kunyit dan sejenisnya itu kan memang mengandung anti oksidan, wajar jika diklaim mencegah Corona, tapi intinya, kita harus hidup sehat, rajin mencuci tangan, masker itu hanya untuk mereka yang sakit, bukan untuk yang sehat, karena jika semua orang sehat pakai masker, maka jumlah masker jadi langka, maka ketika ada yang sakit dan seharusnya menggunakan masker jadi tidak kebagian lagi,” kuncinya. (iys)